<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109073">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN	SINDROMA  DISPEPSIA  KARENA PENGGUNAAN NSAID PADA PASIEN  YANG BEROBAT DI POLIKLINIK  PENYAKIT DALAM RSUDZA	BANDA  ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khairina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sindroma  dispepsia  adalah  keluhan  atau  kumpulan  gejala  yang  terdiri  dari  nyeri atau  tidak  nyaman  di epigastrium,   mual.  muntah,  kembung.  cepat  kenyang,  rasa perut penuh, sendawa,  regurgitasi  dan rasa panas yang menjalar  di dada.  Sindroma dispepsia   merupakan   kasus  yang  sering  terjadi  dalam  masyarakat.   Non  Steroid Anti  inflammatory    Drugs  (NSAlD)   sering  digunakan   untuk  pengobatan   nyeri. inflamasi dan demam. Penggunaan  NSAID semakin meningkat sejalan dengan meningkatnya     usia   harapan    hidup   dan    meningkatnya     prevalensi    penyakit degeneratif.    Penggunaan   NSAID   dapat   menimbulkan    efek  samping   terjadinya sindroma    dispepsia.     Penelitian    ini   bertujuan    untuk    mengetahui     gambaran sindroma   dispepsia    pada   pasien   yang   berobat   di   poliklinik    penyakit  dalam RSUDZA   Banda   Aceh.   Metode   penelitian   yang  digunakan   adalah   penelitian deskriptif.   Teknik   pengambilan   data  sampel   menggunakan   metode  non  radom sampling   yaitu  pengambilan   accidental   sampling   dan  diambil  dari  data  primer yang  diperoleh   dan   kuesioner   yang  diberikan   kepada   sampel  penelitian   yang memenuhi   kriteria  inklusi  dan  eksklusi  pada  periode   12 Maret  2012  -  26  Maret  2012   sehingga    didapatkan     118   pasien.  Hasil   penelitian   didapatkan    pasien dispepsia   yang   menggunakan    NSAID   lebih   tinggi  yaitu   sebanyak   61  orang (51,69%),  dimana  24 orang  (39,34%)  mengalami  dyspepsia   like  ulcer,  30 orang (49,18%)  mengalami  dyspepsia  tipe dismotility,   dan  sebanyak  7 orang  (11,48%) mengalarni  dyspepsia   tipe  mixed.  Sindroma  dispepsia   perlu  mendapat   perhatian serius dan penanganan  yang lebih baik lagi  untuk mencegah  perburukan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci    :    Sindroma  dispepsia.jenis  dispcpsia,  NSAID&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109073</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-13 15:44:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-13 15:44:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>