Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MAJELIS ADAT BANDA ACEH DALAM PELESTARIAN ADAT DAN BUDAYA DI BANDA ACEH TAHUN 2021
Pengarang
MEIDI JUANDA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Ubaidullah - 197805162009121001 - Dosen Pembimbing I
Novita Sari - 199111012019032028 - Dosen Pembimbing II
Muliawati - 199205242017012101 - Penguji
Aminah - 199211142019032015 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1510103010068
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Majelis Adat Banda Aceh yang merupakan suatu lembaga yang mempunyai tugas untuk melestarikan dan mengembangkan adat dan budaya Aceh tentunya memiliki fungsi dan melaksanakan pembangunan di bidang adat istiadat dalam melestarikan dan mengembangkan adat dan budaya Aceh. mempunyai beberapa tugas seperti melakukan pembinaan dan pemberdayaan lembaga adat dan tokoh-tokoh adat, hukum adat, adat istiadat khazanah adat dan penelitian adat istiadat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan Majelis Adat Banda Aceh dalam pelestarian adat dan budaya di Banda Aceh tahun 2021 dan dampak implementasi kebijakan Majelis Adat Banda Aceh dalam pelestarian adat dan budaya di Banda Aceh tahun 2021. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan William N. Dunn. Jenis penelitian ini kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan wawancara. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa implementasi kebijakan Majelis Adat Banda Aceh dalam Pelestarian Adat dan Budaya di Kota Banda Aceh dilakukan dengan mengadakan sosialisasi adat dan budaya lokal, melaksanakan pembinaan dan pengembangan kehidupan hukum adat dan istiadat. Sehingga Dampak implementasi kebijakan Majelis Adat Banda Aceh dalam pelestarian adat dan budaya dapat menghambat masuknya budaya luar yang bersifat negatif, pelestarian adat dan budaya sendiri dapat mengingatkan pada budaya lokal Kota Banda Aceh yang sudah lama ditinggalkan. Implementasi kebijakan Majelis Adat Banda Aceh mewujudkan pelestarian budaya adat Aceh kini mulai tampak dengan tumbuhnya kesadaran di tengah-tengah masyarakat untuk mematuhi adat istiadat yang baik dan benar. Dampak implementasi kebijakan Majelis Adat Banda Aceh dalam pelestarian adat dan budaya di Kota Banda Aceh dapat menangkis pengaruh negatif budaya luar dikalangan geranasi masyarakat Kota Banda Aceh yang sangat gencar masuk ke lingkungan masyarakat. Selain itu kebijakan MAA juga berdampak baik dengan dikenalinya kembali budaya dan adat lokal yang sudah terlupakan dilingkungan masyarakat Kota Banda Aceh. Penelitian ini menyarankan agar Majelis Adat Banda Aceh agar terus meningkatkan upaya kebijakan dalam pelestarian adat dan budaya yang tidak hanya di Kota Banda Aceh melainkan juga seluruh wilayah Aceh.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Majelis Adat Banda Aceh , Pelestarian Adat dan Budaya
ABSTRACT The Banda Aceh Traditional Council which is an institution that has the duty to preserve and develop Acehnese customs and culture certainly has a function and carries out development in the field of customs in preserving and developing Acehnese customs and culture. has several tasks such as coaching and empowering traditional institutions and traditional leaders, customary law, customs treasures and research on customs. This study aims to determine the implementation of the Aceh Adat Council's policy in preserving customs and culture in Banda Aceh in 2021 and the impact of implementing the Aceh Adat Council's policy in preserving customs and culture in Banda Aceh in 2021. This research uses William N. Dunn's policy implementation theory. This type of research is qualitative using a descriptive approach. Data collection was carried out through observation and interviews. The results of the research show that the implementation of the Aceh Traditional Council's policy in Preserving Customs and Culture in the City of Banda Aceh is carried out by conducting socialization of local customs and culture, carrying out guidance and development of customary law and customary life. So that the impact of the implementation of the Aceh Traditional Council's policy on preserving customs and culture can inhibit the entry of negative foreign culture, the preservation of customs and culture itself can be reminiscent of the local culture of Banda Aceh City which has long been abandoned. The implementation of the Aceh Traditional Council's policy to realize the preservation of Aceh's traditional culture is now starting to appear with the growing awareness among the people to comply with good and correct customs. The impact of the implementation of the Aceh Traditional Council's policy on preserving customs and culture in the City of Banda Aceh can fend off the negative influence of external culture among the younger generation of the people of Banda Aceh City who are very aggressively entering the community environment. In addition, the MAA policy also had a good impact by reintroducing local culture and customs that had been forgotten within the people of Banda Aceh City. This research suggests that the Aceh Traditional Council continue to improve policy efforts in preserving customs and culture, not only in Banda Aceh City but also throughout Aceh. Keywords: Policy Implementation, Aceh Traditional Assembly, Preservation of Customs and Culture
PENGUATAN CAPACITY BUILDING MAJELIS ADAT ACEH DALAM UPAYA MELESTARIKAN ADAT ISTIADAT PADA GENERASI MUDA (STUDI KASUS DI KOTA BANDA ACEH) (Dina elfira, 2025)
KEDUDUKAN DAN FUNGSI MAJELIS ADAT ACEH DALAM PELAKSANAAN OTONOMI KHUSUS ACEH (MAURISKA KHAIRUNNISA, 2020)
PERAN MAJELIS ADAT KABUPATEN ACEH JAYA DALAM MELESTARIKAN TRADISI PEUMEUNAB DAN SEUMELUENG (TAMLI KHAIS, 2026)
PERAN MAJELIS ADAT KABUPATEN ACEH JAYA DALAM MELESTARIKAN TRADISI PEUMEUNAB DAN SEUMELUENG (TAMLI KHAIS, 2026)
KEWENANGAN MAJELIS ADAT ACEH KABUPATEN ACEH TENGGARA TERHADAP PELESTARIAN NILAI BUDAYA ADAT PEMAMANEN PADA PESTA PERKAWINAN MASYARAKAT SUKU ALAS (Hariana Alastawarni, 2025)