<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109056">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN MODEL PROBLEM SOLVING (PS) DAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PADA PEMBELAJARAN FISIKA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>VIRA FAZIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Model pembelajaran problem solving dan model problem based learning sama-sama merupakan model pembelajaran yang menekankan pada pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat pemahaman konsep siswa pada pembelajaran fisika dengan menggunakan model problem solving dan model problem based learning. Model yang digunakan adalah model kuantitatif. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan eksperimen dengan desain eksperimen semu. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Montasik. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Montasik. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel kelas dipilih oleh kelas X IPA 2 dan siswa X IPA 3. Instrumen yang digunakan yaitu observasi, angket, dan tes. Berdasarkan hasil analisis observasi keterlaksanaan model pembelajaran yang dilakukan oleh dua pengamat diperoleh rata- rata persentase pada model problem solving adalah 83% dan pada model problem based learning adalah 85% termasuk kedalam kategori sangat baik, dan untuk data pemahaman konsep menggunakan N- Gain pada kelas eksperimen 1 rata-rata nilai pretest 28,5 dan posttest 70,5 serta nilai N-Gain 0,60 tergolong dalam kategori sedang, hasil respon siswa diperoleh yaitu 658 termasuk kategori tidak efektif. Sedangkan pada kelas eksperimen 2 diperoleh nilai rata-rata pretest 33,2 dan posttest 81 serta nilai N-Gain 0,72 tergolong dalam kategori tinggi didukung dengan hasil respon siswa 727 termasuk dalam kategori efektif, sehingga disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara model problem solving dan problem based learning terhadap pemahaman konsep pada pembelajaran fisika di SMA Negeri 1 Montasik.&#13;
Kata kunci: Model Pemecahan Masalah, Pembelajaran Berbasis Masalah, Pemahaman Konsep.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CURRICULUM PLANNING</topic>
 </subject>
 <classification>371.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109056</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-13 14:18:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-14 09:42:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>