<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109029">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN BULLYING DENGAN HARGA DIRI REMAJA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fatta Maulida Rasul</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bullying di kalangan anak sekolah merupakan sebuah fenomena yang serius dan membutuhkan perhatian. Bullying dapat dilakukan melalui media cetak maupun elektronik. Fenomena ini sering terjadi pada masa remaja karena egosentrisme yang tinggi. Salah satu dampak bullying yaitu dapat mengakibatkan harga diri rendah dan anti sosial pada korban. Seseorang dengan harga diri yang rendah, mengalami kesulitan dalam membangun hubungan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan bullying dengan harga diri remaja sekolah menengah atas di Kota Banda Aceh. Desain penelitian ini adalah cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling dengan jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 266 responden. Hasil uji statistik spearman rank menunjukkan adanya hubungan antara bullying dengan harga diri pada remaja sekolah menengah atas dengan kekuatan korelasi yang cukup kuat (p=0,000) dan nilai korelasi (r) =  - 0,434. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi tidak searah (negatif). Artinya semakin rendah bullying  maka semakin tinggi harga diri yang dialami oleh remaja dan begitu pula sebaliknya. Pencegahan bullying dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai bullying serta peran dukungan dari orang tua dan sekolah sehingga perilaku bullying dapat dicegah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109029</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-13 11:18:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-13 11:22:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>