HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN TERJADINYA SINDROM DISPEPSIA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN TERJADINYA SINDROM DISPEPSIA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

Nurdiansaputri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0907101050004

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.332

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sindrom elispepsia merupakan keluhan gastrointestinal yang sangat umum di semua kalangan masyarakat, termasuk mahasiswa. Sindrom dispepsia rnenunjukkan adanya kelainan dalam proses cerna, baik organik maupun fungsional, mulai dari tingkat yang ringan sampai berbahaya. Namun pada kenyataannya, sindrom dispepsia ini sering diabaikan dan dianggap sebagai keluhan biasa oleh masyarakat umum. Sindrom dispepsia memiliki penyebab yang multifaktorial, dimana salah satu diantaranya adalah pola makan yang akan dibuktikan pada penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola makan pada mahasiswa, angka kejadian sindrom dispepsia, dan hubungan antara pola makan dengan kejadian sindrom dispepsia pada mahasiswa di Program Stueli Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Desain penelitian ini adalah analitik cross-sectional. Responden penelitian adalah 262 orang mahasiswa di Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Responden diambil dengan menggunakan metode stratified random sampling yang telah memenuhi syarat kriteria inklusi dan eksklusi. Selanjutnya data dianalisa dengan menggunakan uji Chi-Square. Peneliti memperoleh data jumlah responden yang pola makannya buruk yaitu 45 orang (17,2%). Angka kejadian sindrom elispepsia dan keseluruhan responden yaitu 169 orang (64,5%). Hasil analisis data menunjukkan nilai p value sebesar 0,006 dengan interpretasi lebih besar dari nilai a (0,05). Artinya, terdapat hubungan antara pola makan dengan sindrom dispepsia pada mahasiswa di Program Stueli Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa besarnya angka kejadian sindrom dispepsia eli Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala ternyata sesuai dengan pola makan buruk pada sebagian mahasiswa tersebut.


Kata kunci : Pola Makan, Sindrom Dispepsia, Mahasiswa








Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK