SELF-DISCLOSURE KAUM GAY DALAM MENGENALI INDIVIDU HOMOSEKSUAL DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

SELF-DISCLOSURE KAUM GAY DALAM MENGENALI INDIVIDU HOMOSEKSUAL DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

UTARI HERMANDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rahmat Saleh - 198009142010121001 - Dosen Pembimbing I
Novi Susilawati - 198911162019032018 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1810102010058

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Budaya yang dilihat dari konteks agama dan kultur heteronormatif membuat masyarakat memiliki pandangan negatif terhadap orientasi seksual gay. Hal ini membuat kaum gay hanya terbuka kepada individu homoseksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran self-disclosure yang dilakukan kaum gay dalam mengenali individu homoseksual. Penelitian ini menggunakan Teori Johari Window dengan 4 Jendela yang dilihat dari komunikasi interpersonal sesama kaum gay. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi self-disclosure dengan memaparkan dan menjelaskan proses self-disclosure individu. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa self-disclosure kaum gay dalam penelitian ini termasuk dalam kategori dua Jendela Johari, yaitu wilayah terbuka dan wilayah tersembunyi. Bentuk dan keluasan jendela akan berbeda pada setiap individu, karena dipengaruhi banyak informasi dan kepada siapa saja individu membagikan informasi. Hasil dari studi ini menunjukkan kaum gay cenderung lebih terbuka kepada teman homoseksual saja. Dampak positif yang dirasakan dari self-disclosure tersebut berupa terhindar dari masalah kesehatan mental, meningkatkan kemampuan kendali sosial dan membangun hubungan baru yang dikembangan menjadi lebih dalam. Dampak negatif yang dirasakan dari self-disclosure tersebut adalah tidak adanya rasa aman dan ketakutan jika informasi identitas seksualnya sebagai seorang gay akan tersebar secara luas.
Kata Kunci: Self-Disclosure, Kaum Gay, Individu Homoseksual

People have a negative view of gay sexual orientation because of religious and heteronormative culture. This makes gay only open to homosexual individuals. This study aims to determine the description of self-disclosure carried out by gay people in recognizing homosexual individuals. This study uses the Johari Window Theory with four windows as seen in interpersonal communication among gay. This type of research is qualitative descriptive research, and the determination of informants uses a purposive sampling technique. The research data were obtained through in-depth interviews and self-disclosure observations by describing and explaining the process of individual self-disclosure. According to the findings of this study, gay’s self-disclosure falls into two of four categories of the Johari Window, open areas and hidden areas. The shape and width of the window will be different for each individual because it is influenced by a lot of information and with whom the individual shares the information. The results of this study show that gay people tend to be more open to only homosexual friends. The positive impact that is felt from self-disclosure is in the form of avoiding mental health problems, increasing social control abilities, and developing deeper relationships. The negative impact felt from self-disclosure there is no sense of security that information about their sexual identity as gay will be widely disseminated. Keywords: Self-Disclosure, Gays, Homosexual

Citation



    SERVICES DESK