GAMBARAN PENGETAHUAN PERAWAT PELAKSANA TENTANG FISIOTERAPI DADA DI RUANG RAWAT INAP RUMAR SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2012 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN PENGETAHUAN PERAWAT PELAKSANA TENTANG FISIOTERAPI DADA DI RUANG RAWAT INAP RUMAR SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2012


Pengarang

Wahdaniah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0807101020078

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Fisioterapi dada merupakan kelompok terapi yang digunakan dengan kombinasi untuk memobilisasi sekresi pulmonal yang terdiri dari postural drainase, perkusi dada, vibrasi dada, latihan nafas dalam dan batuk efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengetahuan perawat pelaksana tentang fisioterapi dada Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified random sampling dengan pengambi!an sampel secara proporsional stratified sampling pada 66 responden yang dilaksanakan pada tanggal 11-16 September 2012. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk multiple choice dengan skala ukur ordinal yang terdiri dari 30 item pertanyaan. Data dianalisa secara deskriptif dengan katagori balk dan kurang. Hasil analisa data didapatkan bahwa tingkat pengetahuan perawat pelaksana tentang fisioterapi dada berada pada katagori kurang 35 (53%). Sedangkan untuk sub variabel postural drainase dengan katagori kurang 45 (68,2%), perkusi dada dengan katagori kurang 42 (63,6%), vibrasi dada dengan katagori baik 46 (69,7%), latihan nafas dalam dengan katagori kurang 36 (54,5%) dan ditinjau dari aspek batuk efektif dengan katagori baik 44 (66,7%). Berdasarkan penelitian ini tingkat pengetahuan perawat pelaksana tentang fisioterapi dada masih sangat kurang. Oleh karena itu, diharapkan kepada pihak Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoe! Abidin Banda Aceh untuk lebih meningkatkan pengetahuan perawat pelaksana tentang fisioterapi dada melalui pelatihan-pe!atihan, mengaplikasikannya dalam melakukan asuhan keperawatan di ruang rawat inap, serta seminar terkait fisioterapi dada.

Kata kunci : Fisioterapi dada, perawat pelaksana, rawat inap.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK