<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108936">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN  FAKTOR-FAKTOR YANG  MEMPENGARUHI  KECEMASAN  DENGAN  TINGKAT KECEMASAN  PASIEN  YANG AKAN  MENJALANI  KATETERISASI  JANTUNG DI BANDA  ACEH TAHUN  2013</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Puteri Insyirah Sukmana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasien yang menjalani prosedur invasif kateterisasi jantung  umumnya mengalami periode kecemasan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain kurangnya informasi yang diterima oleh pasien, ketakutan akan rasa nyeri dan persepsi terhadap lingkungan asing. Tingkat kecemasan ini berbeda-beda pada setiap pasien. Pasien yang	menganggap   prosedur   kateterisasi  jantung   merupakan   suatu   hal   yang mengancam cenderung memiliki derajat kecemasan yang tinggi.  Respon kecemasan yang akan terjadi secara fisiologis berupa peningkatan tekanan darah dan frekuensi nadi, hal   ini  dapat  memperberat  kerja  jantung  dan  menyebabkan  tertundanya prosedur kateterisasi jantung.  Tujuan dan  penelitian ini  adalah untuk mengetahui hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan dengan tingkat kecemasan pasien yang akan menjalani kateterisasi jantung di Banda Aceh tahun 2013. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan cross sectional  study  dan teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive  sampling. Penelitian dilakukan dati tanggal 22 Maret -  30 April 2013 dengan jumlah responden  30 orang. Pengumpulan data dengan membagi kuesioner yang terdiri dan  38 item  pernyataan. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square.   Hasil penelitian yang diperoleh menyatakan bahwa ada  hubungan pemberian  infonnasi  dengan  tingkat  kecemasan  (p-value   =  0,021), ada  hubungan ketakutan  akan  rasa  nyeri  dengan  tingkat kecemasan (p-value  = 0,026). dan tidak  ada hubungan persepsi berada di  lingkungan asing dengan kecemasan (p-value  = 0,631). Saran kepada institusi tempat&#13;
penelitian Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh agar dapat merencanakan program-program terapi nonfarmakologis untuk dapat menurunkan tingkat kecemasan  pasien yang akan menjalani kateterisasi  jantung.&#13;
&#13;
Kata Kunci    :    Kecemasan, informasi, takut akan rasa nyeri, persepsi berada di&#13;
                           lingkungan asing, kateterisasi  jantung.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108936</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-09 11:59:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-09 11:59:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>