<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108901">
 <titleInfo>
  <title>TINDAK PIDANA PENAMBANGAN BIJI BESI TANPA IZIN USAHA PERTAMBANGAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI TAPAKTUAN)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhar Nanda Rizka</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara dan Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup ini juga semakin tegas dengan mencantumkan adanya sanksi pidana bagi pelanggaran hukum di bidang pertambangan dan lingkungan hidup. Akan tetapi pada kenyataannya masih banyak ditemukan penambangan illegal tanpa memperhatikan Izin Usaha Pertambangan yang nantinya memberikan dampak negatif pada masyarakat&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Penyebab Terjadinya Tindak Pidana Penambangan Illegal Tanpa Izin Usaha Pertambangan, Kendala yang dihadapi dalam penegakan hukum Tindak Pidana Penambangan Illegal Tanpa Izin Usaha Pertambangan , dan Upaya dalam mengatasi Tindak Pidana Penambangan Illegal Tanpa Izin Usaha Pertambangan.&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yuridis empiris. Penelitian lapangan dilakukan guna memperoleh data primer yang didapatkan melalui proses wawancara dengan responden dan informan.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penyebab terjadinya tidak pidana penambangan illegal ini karena banyak warga masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada usaha pertambangan batuan tersebut. Kendala yang dihadapi dalam menangani kasus ini adalah Kuantitas dan kualitas anggota penyidik dalam tiap-tiap unit yang belum memadai, Ketidakhadiran saksi yang dipanggil secara sah, serta adanya Keterangan saksi yang tidak jelas. Upaya yang dilakukan dalam mengatasi kasus ini yaitu Melakukan pelatihan-pelatihan, diklat, dan evaluasi yang secara khusus dilakukan untuk mengukur kemampuan (kinerja) anggota penyidik, dan menyusun strategi guna peningkatan koordinasi antar instansi penegak hukum.&#13;
Disarankan kepada pihak kepolisian untuk terus mengusust kasus penambangan liar ini dan memberikan sanksi yang tegas terhadap para pelaku tindak pidanan penambangan liarr agar dapat memberikan efek jera terhadap pelaku sehingga tidak mengulangi kejahatan pidana penambangan liar kembali.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108901</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-08 16:35:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-09 08:07:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>