<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108896">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PERILAKU IBU DALAM UPAYA PENCEGAHAN DIARE PADA BALITA DI DESA BARABUNG KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2011</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maulida Hasni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Angka kesakitan  diare adalah sekitar 200-400  kejadian  diare,  dapat ditemukan penderita diare sekitar 60 juta kejadian setiap tahunnya, sebagian besar (70-80%) dari penderita ini  adalah anak dibawah lima  tahun (± 40 juta kejadian).  Faktor yang paling dominan berisiko terhadap kejadian diare balita adalah perilaku ibu dalam upaya pencegahan diare.  Tujuan  penelitian dilakukan untuk mengetahui gambaran  faktor-faktor  yang      mempengaruhi   perilaku  ibu   dalam  upaya pencegahan  diare  pada  balita  di   Desa  Barabung  Kecamatan  Darussalam Kabupaten  Aceh  Besar  Tahun  2011.   Desain   penelitian   bersifat  deskriptif eksploratifdan menggunakan teknik pengambilan sampel total sampling,  dengan populasi  adalah ibu  yang memiliki balita dan sampel  adalah 31  orang  Waktu penelitian dilakukan 03-11  Oktober 2011, alat pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dengan teknik wawancara terpimpin.  Hasil penelitian didapatkan bahwa perilaku ibu  dalam penggunaan air bersih  (58,1%),  penggunaan jamban (64,5%),  pengolahan sampah  (71%),   sanitasi makanan  (100%), kebiasaan mencuci tangan (64,5%), penggunaan fasilitas kesehatan (54,8%) dan penggunaan botol  susu (82,4%) yang seluruhnya berada dalam kategori baik. Diharapkan kepada  para  ibu  untuk memperhatikan kebiasaan  sehari-hari sebagai upaya&#13;
pencegahan diare pada balita.&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIARRHEA - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CHILDREN - HEALTH - HOME CARE</topic>
 </subject>
 <classification>616.342 7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108896</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-08 15:40:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-14 14:45:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>