HUBUNGAN KESEPIAN DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA LANSIA DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KESEPIAN DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA LANSIA DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

CUT FILWULANDA SALSABILA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Dara Febriana - 198102242005012002 - Dosen Pembimbing I
Juanita - 198401132015042001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1912101010138

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Seiring bertambahnya usia, lansia mengalami perubahan penurunan fungsi fisik maupun psikologis. Masalah psikologis yang paling umum dirasakan lansia adalah kesepian. Kesepian merupakan salah satu faktor yang dapat berpengaruh kepada kesejahteraan psikilogis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
kesepian dengan kesejahteraan psikologis pada lansia di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif korelatif. Populasi adalah seluruh lansia di Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh yang berjumlah 2.001 lansia dengan jumlah sampel 333 lansia dengan teknik proporsional sampling. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner UCLA Loneliness 3 Item Scale dan psychological well-being Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lansia tidak mengalami kesepian (59,8%) dan kesejahteraan psikologis berada pada kategori tinggi (39,6%), serta terdapat hubungan antara kesepian dengan kesejahteraan psikologis (p=0,000). Hal ini menunjukkan bahwa lansia tidak kesepian memiliki dukungan keluarga yang tinggi sehingga tingkat kesejahteraannya tinggi. Oleh
karena itu, diharapkan bagi perawat untuk mendorong lansia ikut aktif di kegiatan masyarakat dan membuat kegiatan yang dapat menurunkan kesepian seperti senam dan kegiatan keagamaan sehingga meningkatkan kesejahteraan psikologis.

As an individual get older, people experience changes in decreasing physical and psychological functions. The most common psychological problem experienced by the elderly is loneliness. Loneliness is one of the factors that can affect psychological well-being. This study aims to determine the relationship between loneliness and the psychological well-being of the elderly in Banda Aceh Municipality. This research used a correlative descriptive quantitative research design with a cross-sectional approach. A sample of 333 elderly was recruited to join the study using the convenience sampling method. The data collection tool used was the University California of Los Angeles (UCLA) 3 Item Loneliness Scale UCLA and Psychological Well-Being Scale. The results showed that most of the elderly did not experience loneliness (59.8%), the psychological well-being of the elderly was in the high category (39.6%), and there was a relationship between loneliness and psychological well-being (p=0.000). The results show that the elderly are not lonely and have high family support; therefore, their level of well-being is high. Thus, it is hoped that nurses can encourage the elderly to be active in community activities and make activities that can reduce feelings of loneliness, such as light exercise and religious activities, to improve their psychological well-being.

Citation



    SERVICES DESK