Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR TERJADINYA PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUTRN(ISPA) PADA BALITA YANG BERKUNJUNG KE PUSKESMAS DARUSSALAM ACEH BESAR TAHUNRN2008
Pengarang
Salman Mubarak - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0371120053
Fakultas & Prodi
Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran.,
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Infeksi saluran pernapasan akut adalah penyakit yang menyerang saluran pernapasan
terutama paru-paru, termasuk penyakit tenggorokan dan telinga Infeksi saluran pernapasan akut diklasifikasikan menjadi tiga bagian yaitu infeksi saluran pemapasan akut berat (pneumonia berat) ditandai dengan tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam pada saat
inspirasi, infeksi saluran pernapasan akut sedang (pneumonia) ditandai dengan frekuensi pemapasan cepat yaitu umur di bawah 1 tahun; 50 kali/menit atau lebih cepat dan umur 1-4 tahun; 40 kali/menit atau lebih. penyebab penyakit ISPA pada balita dapat dipengaruhi oleh pengetahuan ibu, pendidikan ibu, gaya hidup, status gizi, status imunisasi, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penyakit ISPA pada balita di puskesmas Darussalam Aceh Besar. Pengumpulan data dari tanggal Hsampai dengan14 Agustus 2008, desain penelitian deskriptif. Metoda pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling dengan menggunakan metode Cross Sectional Study, sampel berjumlah 41 orang. Data dikumpulkan dan diukur dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan metode statistik deskriptif. Data disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekwensi disertai penjelasan secara narasi.Hasil penelitian variabel tingkat pendidikan berada pada katagori menengah sebayak 17 orang (41,46%), untuk variabel pengetahuan ibu berada dalam katagori rendah sebanyak 22 orang (53,66%), untuk variabel gaya hidup berada dalam katagori tidak sehat 21 orang (54,22%), untuk variabel status gizi berada dalam katagori baik sebanyak 24 orang (58,54%), untuk variabel status imunisasi berada dalam katagori baik 28 orang (68,29%) dan variabel lingkungan berada dlam katagori sehat 23 orang (56, I 0%). Kesimpulan penelitian diperoleh hasil bahwa secara umum terdapat pengaruh antara faktor-faktor yang mempengaruhi penyakit ispa pada balita yang berkunjung ke puskesmas Darusslam Aceh Besar. Dalam penelitian ini penulis menyarankan kepada instansi tempat penelitian agar lebih meningkatkan kinejanya terutama dalam promosi kesehatan untuk pencegahan dan penanggulangan guna mengurangi terjadinya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit ISPA.
Kata kunci : Penyakit ISPA, Pendidikan, Pengetahuan, Imunisasi, Gizi dan lingkungan.
Tidak Tersedia Deskripsi
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INSIDEN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS JEULINGKE BANDA ACEH (ASMAUL HUSNA, 2019)
GAMBARAN PROMOSI KESEHATAN TERHADAP KELUARGA DENGAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAFASAN ATAS (ISPA) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPASEH DESA PELANGGAHAN BANDA ACEH TAHUN 2011 (Nadia Hadi, 2022)
PENGARUH PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOPELMA DARUSSALAM (TRINITA SUKMA ZEGA, 2020)
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI PUSKESMAS DARUSSALAM ACEH BESAR TAHUN 2012 (Maulidar Rahmi, 2023)
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR TERJADINYA PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUTRN(ISPA) PADA BALITA YANG BERKUNJUNG KE PUSKESMAS DARUSSALAM ACEH BESAR TAHUNRN2008 (Salman Mubarak, 2023)