<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108869">
 <titleInfo>
  <title>SKRINNING POTENSI SENYAWA AKTIF DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA, LAM ) DALAM MENINGKATKAN SENSITIVITAS ANTIKANKER DOKSORUBISIN SECARA IN SILICO PADA KANKER PAYUDARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KMS. M. AMIN AL QADRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Doksorubicin merupakan salah satu kemoterapi yang sering digunakan untuk mengatasi kanker payudara, baik sebagai kemoterapi utama atau bagian dari kombinasi kemoterapi. Namun penggunaan doksorubicin banyak memiliki efek samping, bahkan dapat menimbulkan autoresistensi. Untuk itu dapat dilakukan kombinasi obat kemoterapi dan bahan alam untuk meningkatkan respon terapi, meminimalisir efek samping, dan mengurangi resistensi obat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan skrining beberapa senyawa aktif golongan fenolik-flavonoid yang terkandung dalam daun kelor (Moringa oleifera Lam.) yang dapat berikatan dengan reseptor NFκβ secara in silico menggunakan teknik molecular docking. Material berupa data “Canonical smiles” senyawa quersetin, quercetin-3 glycoside (Q3G), rutin, kaempferol, myrisetin, isorhamnetin, deoxyelephantopin dan doksrubisin yang diunduh dari www.pubchem.org dan dikonversi ke struktur 3D menggunakan MOE software. Struktur 3D reseptor (1VKX) diunduh dari www.rscb.org. Hasil docking senyawa aktif yang terkandung dalam daun kelor menunjukkan afinitas yang cukup kuat yang ditandai dengan pelepasan energi (∆G= -) saat membentuk komplek ligan-reseptor. Quercetin 3-glycoside memiliki potensi terbaik dengan ∆G -14.23 kkal/mol yang mampu mendesak ikatan doksorubicin terhadap reseptor NFκβ. Quercetin 3-glycoside juga memiliki profil farmakokinetika yang baik dengan toksisitas yang rendah. Senyawa fenolik-flavonoid lainnya yang terkandung pada daun kelor hanya mampu menurunkan afinitas doksorubisin terhadap reseptor NFκβ dengan cara mengubah konformasi “site binding” reseptor. Dengan demikian qeurcetin 3-glycoside merupakan kandidat bahan aktif kemoterapi yang baik yang dapat dikombinasikan dengan doksorubisin.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108869</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-08 10:30:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-08 10:51:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>