PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 10 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 10 BANDA ACEH


Pengarang

Khairunnisa - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Alamsyah - 195804041986021005 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1806101040049

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Geografi (S1) / PDDIKTI : 87202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Geografi., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Model pembelajaran cooperative script adalah secara tidak langsung terdapat kontrak belajar antara guru dengan siswa dan siswa dengan siswa mengenai cara berkolaborasi. Media audiovisual merupakan salah satu jenis media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini untuk melihat apakah ada peningkatan terhadap hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan respon siswa terhadap pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-1 SMP Negeri Negeri 10 Banda Aceh yang berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa ketuntasan individual pada siklus I sebanyak 40% dari 20 soal hanya 8 butir soal yang tuntas, dan ketuntasan secara klasikal 50% hanya 10 siswa dari 20 siswa yang mencapai KKM. Pada siklus II ketuntasan individual meningkat menjadi 60% dari 20 soal hanya 12 butir soal yang tuntas dan klasikal 75% hanya 15 siswa dari 20 siswa yang mencapai KKM. Selanjutnya pada siklus III ketuntasannya meningkat menjadi 90% dari 20 soal sebanyak 18 butir soal yang sudah tuntas, secara individual dan secara klasikal menjadi 95% sebanyak 19 siswa dari 20 siswa yang mencapai KKM. Aktivitas guru dan siswa pada siklus I terdapat 7 aktivitas yang sesuai atau 64%, pada siklus II aktivitas yang sesuai menjadi 9 dengan persetase 82% dan pada siklus III meningkat menjadi 10 dengan persetase 100%. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I diperoleh skor 2,23 dengan kategori sedang, pada siklus II meningkat menjadi 2,26 dengan kategori baik dan pada siklus III menjadi 3,83 dengan kategori sangat baik. Respon siswa berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, bahwa model Cooperative Script berbantuan Media Script dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPS Terpadu dengan persentase jawaban 96% Ya dan 3,7% yang menyatakan Tidak.

Kata Kunci : Model Kooperatif, Cooperative Script, Media Audiovisual, Hasil Belajar.

ABSTRACT The cooperative script learning model is that there is indirectly a learning contract between teachers and students and students with students regarding how tocollaborate. Audiovisual media is a type of learning media that can be used in the learning process. The formulation of the problem in this study is to see if there is an improvement in student learning outcomes, teacher and student activities, teacher skills and how students respond to learning. The purpose of this study is to determine the improvement of student learning outcomes, teacher and student activities, teacher skills and student responses to learning. The approach used in this study is a quantitative approach in the form of classroom action research. The subjects in this study were Class VIII-1 students of SMP Negeri 10 Banda Aceh, totaling 20 students. Data is collected through tests, observations and questionnaires. Data analysis using percentage descriptive statistics. The results of data processing showed that the individual completeness in the first cycle was 4 0% of the 20 questions, only 8 questions were completed, and the classical completion of 50% only 10 students out of 20 students reached KKM. In cycle II, individual completion increased to 60% of 20 questions, only 12 questions were completed and classically 75% only 15 students out of 20 students achieved KKM. Furthermore, in cycle III the completeness increased to 9 0% from 20 questions as many as 18 completed questions, individuallyl and classically to 9 5% as many as 19 students out of 20 students who achieved KKM. Teacher and student activities in cycle I there are 7 appropriate activities or 64%, in cycle II the corresponding activitybecomes 9 with a persetase of 8 2% and in cycle III it increases to 10 with a persetase of 100%. The teacher's skills in managing learning in cycle I were obtained s kor 2.23 with moderate category, in cycle II it increased to 2.26 with good category and in cycle III to 3.83 with excellent category. The response of students b is based on the results of the research that was reviewed, that model Cooperative Script berbantuan Media Script cant improve learning outcomes in Integrated Social Studies subjects with an answer percentage of 96% Yes and 3.7% stating No. Keywords : Cooperative Model, Cooperative Script, Media Audiovisual, Learning Outcomes.

Citation



    SERVICES DESK