<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108814">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA KEBERSYUKURAN DENGAN ENTREPRENEURIAL RESILIENCE PADA PELAKU UMKM BANDA ACEH DI ERA NEW NORMAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FADILAH AYU VEBIAN LUBIS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK	&#13;
Kondisi new normal akibat pandemi covid-19 membuat pelaku UMKM dihadapkan pada tantangan dan perubahan baru dalam proses usaha. Entrepreneurial resilience adalah kapasitas diri dan sumber daya yang dimiliki wirausahawan untuk beradaptasi dalam menghadapi situasi sulit dan mampu untuk melihat peluang dari kondisi yang dialami. Entrepreneurial resilience bermanfaat untuk menjaga kestabilan fungsi psikologis dan emosional dalam menghadapi kondisi sulit yang terjadi. Salah satu konsep yang ada dalam diri saat menghadapi masalah yang sulit adalah konsep syukur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebersyukuran dengan entrepreneurial resilience pada pelaku UMKM Banda Aceh di era new normal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang melibatkan 66 pelaku UMKM di Banda Aceh dan memiliki usia usaha minimal 5 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Skala Bersyukur Indonesia (SBI) dan Connor and Davidson Resilience Scale (CD-RISC) yang telah disesuaikan dengan konteks pelaku usaha. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik korelasi Pearson yang menunjukkan bahwa kebersyukuran dan entrepreneurial resilience memiliki hubungan yang positif (p=0,002, r=0,380). Artinya, semakin tinggi rasa syukur maka semakin tinggi entrepreneurial resilience, begitu pula sebaliknya.&#13;
Kata Kunci: Kebersyukuran, Entrepreneurial resilience, New Normal, UMKM&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108814</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-06 13:42:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-06 14:56:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>