<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108794">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERIAL MINYAK ATSIRI SERAI WANGI (CYMBOPOGON NARDUS (L.) RENDLE) TERHADAP PROPIONIBACTERIUM ACNES PENYEBAB ACNE VULGARIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MILLATY AMALIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aktivitas antibakterial terhadap bakteri Propionibacterium acnes telah dilakukan menggunakan minyak atsiri serai wangi hasil destilasi dengan metode uap air dari perkebunan dua lokasi yang berbeda, Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Jaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat aktivitas minyak serai wangi dalam menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes. Hasil karakteristik minyak atsiri serai wangi asal Bener Meriah dan Aceh Jaya berturut-turut adalah warna kuning pucat dan kuning kecoklatan; indeks bias 1,474 dan 1,471; bobot jenis 0,879 dan 0,878; kelarutan dalam etanol 1:2 dan 1:2; dan kandungan zat asing (asam lemak) positif dan negatif. Analisis kandungan senyawa kimia minyak atsiri serai wangi asal Bener Meriah menggunakan GC-MS diperoleh 21 senyawa dengan komponen utama sitronelal 31,76%, geraniol 24,98%, dan sitronelol 15,58%. Analisis kandungan senyawa kimia minyak atsiri serai wangi asal Aceh Jaya menggunakan GC-MS diperoleh 26 senyawa dengan komponen utama sitronelal 41,72%, geraniol 9,60%, dan sitronelol 21,49%. Uji aktivitas antibakterial minyak atsiri serai wangi terhadap P. acnes dilakukan dengan metode difusi sumuran dengan menggunakan variasi konsentrasi 5; 10; 15; 20; 25; dan 30% yang mana menunjukkan bahwa minyak atsiri serai wangi asal Bener Meriah dan Aceh Jaya memiliki aktivitas penghambatan terbesar pada konsentrasi 30% dengan rata-rata diameter zona hambat berturut-turut sebesar 21,2 dan 23,5 mm dan terkecil pada konsentrasi 5% dengan rata-rata diameter zona hambat berturut-turut sebesar 11, 2 dan 13,1 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minyak atsiri serai wangi asal Bener Meriah dan Aceh Jaya memiliki potensi yang baik dalam menghambat aktivitas bakteri P. acnes.&#13;
&#13;
Kata Kunci: aktivitas antibakterial, Propionibacterium acnes, minyak atsiri serai wangi, Bener Meriah, Aceh Jaya</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ACNE - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CITRONELLA</topic>
 </subject>
 <classification>584.92</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108794</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-05 15:33:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-06 16:18:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>