Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN FILOSOFI MOTIF RAGAM HIAS PADA PERANGKAT ADAT KEMATIAN DI DESA ALUE THO KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA
Pengarang
Putri Maulida - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Tri Supadmi - 196702161993032002 - Dosen Pembimbing I
Lindawati - 198108202009122004 - Dosen Pembimbing II
Rida Safuan Selian - 197610072002121003 - Penguji
Ismawan - 196808151995121002 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1806102030059
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Sendratasik., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci: Motif Ragam Hias, Filosofi, Makna, Tilam Gulung
Penelitian yang berjudul “Motif Ragam Hias pada Perangkat Adat Kematian di desa Alue Tho Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya” permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini bagaimana filosofi motif ragam hias yang terdapat pada tilam gulung dalam adat kematian di desa Alue Tho Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan filosofi motif ragam hias yang terdapat pada tilam gulung dalam perangkat adat kematian di desa Alue Tho Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ialah deskriptif dan Subjek penelitian ini adalah Yuliana sebagai pengayam tilam gulung di desa Alue Tho. Objek dalam penelitian ini adalah tilam gulung di desa Alue Tho Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan memverifikasikan data. Hasil penelitian menunjukkan nilai filosofi ragam hias pada motif tilam gulung di desa Alue Tho Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya adalah, Bungong Jeumpa (Keharuman), Bungong Keupula (Kesuburan), Bungong Seulanga (Keharuman), Bungong Aneuk Abik (Keharuman), Bungong Meulu (Kesucian), Pucok Reubong (Adat Istiadat), Pucok Paku (Keindahan), Taloe Meuputa (Penjaga Silahturahmi), Awan Si Oen (Keindahan).
PERKEMBANGAN MOTIF KERAJINAN SULAM BENANG EMAS DI DESA KUTA KUMBANG KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA (HASMANIDAR, 2015)
MOTIF RAGAM HIAS PADA UMAH PITU RUANG DI DESA KEMILI KABUPATEN ACEH TENGAH (Anisha Riyana, 2014)
RAGAM MOTIF RUMAH RONGKO DI DESA KOTO KLUET TENGAH ACEH SELATAN (Reviki Safwandi, 2020)
MOTIF RAGAM HIAS PADA PAKAIAN ADAT PERNIKAHAN SUKU ALAS DI KABUPATEN ACEH TENGGARA (Riski Amalia, 2016)
KERAGAMAN REPRODUKSI KERBAU LOKAL BETINA PADA KONDISI PETERNAKAN RAKYAT DI KECAMATAN SEUNAGAN TIMUR KABUPATEN NAGAN RAYA (MUTAWALLI, 2019)