<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108783">
 <titleInfo>
  <title>BIOAKTIVITAS ANTI HELMINTH DAUN DAN KULIT BATANG JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI L. SKEELS) TERHADAP RN ASCARIDIA GALLI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Mufizhatun Nisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Infeksi cacing di Indonesia paling banyak disebabkan oleh kelompok cacing Soil Transmitted Helminths (STH). Askariasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh cacing Ascaris lumbricoides. Salah satu tumbuhan yang mempunyai aktivitas antelmintik adalah Jamblang (Syzygium cumini) yang merupakan famili Myrtaceae. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jumlah kandungan total fenolik, total tanin, dan total flavonoid yang ada didalam ekstrak metanol daun dan kulit batang Jamblang (S. cumini) dan menentukan aktivitas ekstrak metanol daun dan kulit batang Jamblang (S. cumini) sebagai anti helminth pada cacing gelang (Ascaridia galli). Hasil kadar total fenolik, total tanin, dan total flavonoid dalam ekstrak metanol daun Jamblang berturut-turut yaitu sebesar 67,55 mg GAE/g, 396,81 mg TAE/g, dan 116,25 mg QE/g sedangkan kadar total fenolik, total tanin, dan total flavonoid dalam ekstrak metanol kulit batang Jamblang yaitu 61,35 mg GAE/g, 340,14 mg TAE/g, dan 79,82 mg QE/g. Organisme uji dibagi dalam enam kelompok masing-masing terdiri dari 10 ekor cacing Ascaridia galli . Kelompok I, II, III, dan IV adalah kelompok uji ekstrak metanol daun dan kulit batang Jamblang pada konsentrasi 5, 10, 15, dan 20%, kelompok V, adalah kontrol postitif yaitu albendazol pada konsentrasi 2%, sedangkan kelompok kontrol negatif menggunakan NaCl 0,9%. Data yang dianalisa adalah jumlah kematian cacing dan persentase kematian pada setiap perlakuan selama 3 jam yang diamati setiap 10 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar total fenolik, total tanin, dan total flavonoid banyak terkandung dalam ekstrak metanol daun Jamblang (S. cumini). Ekstrak metanol daun dan kulit batang Jamblang (S. cumini)  memiliki efek anti helminth pada semua konsentrasi dan yang mempunyai efek anti helminth paling baik dengan jumlah persen kematian cacing paling besar yaitu pada konsentrasi 20%. Nilai LC50 yang didapatkan pada ekstrak metanol daun Jamblang sebesar 6,605% sedangkan pada ekstrak metanol kulit batang Jamblang sebesar 7,318%.&#13;
&#13;
Kata kunci : daun dan kulit batang Jamblang, anti helminth, Ascaridia galli, LC50&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108783</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-03 17:59:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-06 08:37:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>