<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108781">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN YURIDIS TERHADAP LEGALITAS DOMPET ELEKTRONIK (ELECTRONIC WALLET) DALAM PERSPEKTIF PERLINDUNGAN KONSUMEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Intan Rachmadhani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak – Penulisan jurnal ini adalah untuk menjelaskan legalitas dompet elektronik di Indonesia dan perlindungan konsumen bagi pengguna dompet elektronik dalam transaksi perdagangan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa perolehan izin dari Bank Indonesia merupakan salah satu syarat untuk penyelenggaraan dompet elektronik, selain itu penyelenggara wajib berupa bank atau lembaga selain baik dalam hal ini adalah perseroan terbatas (PT). Legalitas dompet elektronik untuk saat ini hanya dapat dilihat dari PBI tentang Penyelenggaraan proses Transaksi Pembayaran namun penyelenggaraanya sudah jauh berkembang dari yang telah diatur sehingga tidak adanya pengaturan yang komprehensif mengenai penyelenggaraan dompet elektronik. Tidak adanya jaminan dari lembaga penjamin seperti penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada lembaga perbankan menyebabkan tidak terproteksinya pengguna dompet elektronik layaknya nasabah perbankan. Hal ini menyebabkan, kedudukan pengguna sebagai konsumen tidak terlindungi secara penuh karena apabila penyelenggara mengalami pailit maka dana pengguna tidak dapat dilindungi. Disarankan untuk dilakukan pembentukan regulasi baru yang hierarkinya lebih tinggi daripada regulasi sebelumnya untuk mengatur mengenai hal-hal yang tidak diatur dan telah berkembang daripada PBI tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran, selain itu perlu dilakukan pengawasan dan penjaminan tambahan dari lembaga khusus seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam penyelenggaraan dompet elektronik agar dapat memberikan kepastian hukum terhadap kedudukan dompet elektronik di Indonesia.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Legalitas, Dompet Elektronik, Perlindungan Konsumen&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108781</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-03 17:22:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-06 08:32:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>