<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108765">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROLEM BASED LEARNING DAN KEAKTIFAN SISWA BELAJAR PPKN DI SMA NEGERI 1 SAMALANGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKA MALIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PPKN</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Guru cenderung menggunakan teknik pembelajaran yang bercorak teoritis dan hafalan sehingga kegiatan pembelajaran berlangsung kaku, monoton, membosankan dan siswa kurang memahami apa yang telah disampaikan oleh guru. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah Untuk mengetahui implementasi model PBL oleh guru PPKn di SMA Negeri 1 Samalanga, Untuk mengetahui apakah implementasi model PBL dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMA Negeri 1 Samalanga. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan jenis penelitian Deskriptif. Teknik yang digunakan adalah teknik observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi model PBL oleh guru yaitu (a) Guru memberikan penjelasan secara singkat kepada siswa tentang proses pembelajaran menggunakan model problem based learning yang akan dilakukan. (b) Guru membagikan siswa ke dalam beberapa kelompok. (c) Guru mengarahkan peserta didik untuk berdiskusi sesuai dengan masing-masing kelompoknya. (d) Guru mengarahkan kelompok yang tidak presentasi untuk menanggapi kelompok yang sedang presentasi dengan cara bertanya, menjawab ataupun menyanggah. (e) Guru mengajak peserta didik untuk menyimpulkan kasus permasalahan yang telah didiskusikan. (2) Penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan keaktifan belajar bahwa penerapan model PBL telah membantu siswa untuk lebih aktif berkomunikasi dalam hal berdiskusi kelompok. Pada kegiatan mendengarkan dan memperhatikan guru, siswa telah memberikan respon yang baik. Penerapan model PBL telah menunjukkan keaktifan siswa yaitu siswa mendengarkan dan memperhatikan guru pada saat memberikan materi pembelajaran dengan baik Sedangkan pada keberanian mengungkapkan pendapat dan pertanyaan hanya sebagian siswa saja yang berani untuk mengungkapkan pendapat dan bertanya.  Respon siswa pada kegiatan tanggung jawab siswa terhadap tugas telah memberikan respon yang baik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STUDY METHODS</topic>
 </subject>
 <classification>371.302 81</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108765</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-03 11:41:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-03 16:12:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>