<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108752">
 <titleInfo>
  <title>DETERMINAN COMPASSION SATISFACTION PADA PERAWAT RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM PEMERINTAH KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ilma Tawarina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Compassion satisfaction (CS) memberikan kontribusi yang besar terhadap kinerja, kualitas mutu pelayanan keperawatan, dan kualitas hidup profesional perawat, namun demikian evidence terkait memperlihatkan belum optimalnya CS pada perawat sehingga penting dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan CS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan CS pada perawat ruang rawat inap di Rumah Sakit Umum Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian cross-sectional ini melibatkan 154 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling, dan dilakukan selama 2 minggu pada bulan Desember tahun 2022 di Rumah Sakit Umum Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner data demografi, Professional Quality of Life (ProQOL) version 5 dan Eysenck's Personality Inventory (EPI). Hasil analisis dengan uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kepribadian (p=0,038) dan secondary traumatic stress (STS) (p=0,008) dengan CS pada perawat. Hasil analisis uji regresi logistik berganda menunjukkan STS sebagai determinan yang paling dominan. Berbagai upaya perlu dilakukan untuk menurunkan STS agar dapat meningkatkan CS perawat di ruang rawat inap. Perawat manajer diharuskan dapat memberikan dukungan sosial, pendekatan manajerial dan pelatihan untuk mengatur emosi dan menurunkan stres bagi perawat. CS dapat menurun karena stres mempengaruhi segala aspek kehidupan, khususnya bagi profesi perawat. Stres tidak hanya berdampak negatif pada kesehatan fisik dan emosional, tetapi juga mengakibatkan turnover yang tinggi, ketidakhadiran, dan kesalahan pengobatan (medical errors). Disarankan kepada pihak instansi hendaknya dapat mengevaluasi, menyusun strategi peningkatan CS dan pencegahan compassion fatigue melalui pelatihan, pemberian dukungan dan lingkungan kerja yang suportif.&#13;
&#13;
Kata Kunci	: compassion satisfaction, perawat, professional quality of life</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108752</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-02 19:49:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-03 08:46:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>