<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108680">
 <titleInfo>
  <title>EFEK SUSU KAMBING FERMENTASI LACTOBACILLUS CASEI YANG DITAMBAHKAN FILTRAT DAUN PANDAN WANGI (PANDANUS AMARYLLIFOLIUS ROXB.) TERHADAP ESCHERICHIA COLI PENYEBAB DIARE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Nafis S</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Veteriner</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Krisis resistensi antibiotik telah dikaitkan dengan penggunaan yang berlebihan dan penyalahgunaan obat-obatan. Keadaan ini membuat penelitian mulai diarahkan untuk mencari bahan alami yang berpotensi sebagai antibakteri yang lebih murah namun tetap efektif seperti tumbuh-tumbuhan herbal dan probiotik. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas, daya hambat dan daya bunuh susu kambing fermentasi Lactobacillus casei yang ditambahkan filtrat daun pandan wangi dengan konsentrasi yang berbeda terhadap Escherichia coli. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) jenis post-test only control group design yang terdiri dari 8 (delapan) perlakuan. Kelompok P0 menggunakan aquades (kontrol negatif) dan P1 menggunakan kloramfenikol (kontrol positif). Kelompok P2, P3, P4, dan P5 berisi susu kambing fermentasi Lactbacillus casei yang ditambahkan filtrat pandan wangi dengan konsentrasi masing-masing 17,5%, 22,5%, 27,5% dan 32,5%. Kelompok P6 hanya menggunakan susu fermentasi dan P7 hanya menggunakan filtrat pandan wangi. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan penambahan filtrat pandan wangi dalam susu kambing fermentasi tidak berbeda nyata (P&gt;0,05) antar kelompok variasi konsentrasi, namun berbeda nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108680</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-28 13:00:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-28 15:51:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>