<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108648">
 <titleInfo>
  <title>PEMBINAAN MUALLAF DI WILAYAH PERBATASAN ACEH DENGAN SUMATERA UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DESKI RAMANDA PUTRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PPKN</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak &#13;
Pembinaan muallaf merupakan tanggung jawab dari Pemerintah Aceh, dai, dan masyarakat. Pembinaan muallaf yang dilaksanakan tidak terpusat pada pembinaan aqidah tetapi pembinaan ilmu pengetahuan agama, pembinaan mental dan budaya, dan pembinaan ekonomi muallaf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya Pemerintah Aceh terhadap pembinaan muallaf di wilayah perbatasan Kabupaten Aceh Singkil dan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat pembinaan muallaf di wilayah perbatasan Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukan Pemerintah Aceh melaksankan pembinaan muallaf satu atau dua kali dalam setahun dimana materi bimbingan muallaf antara lain: pembinaan aqidah, bimbingan shalat, belajar mengaji, cara bersuci dan penguatan ilmu fiqih. Setiap pelaksanaan pembinaan memiliki faktor pendukung yaini adanya keinginan dari muallaf untuk belajar tentang Islam, selanjutnya faktor penghambat dalam pembinaan muallaf yang dilakukan Pemerintah Aceh antara lain: kurangnya anggaran, kurangnya buku materi bimbingan Islam, jauhnya jarak lokasi pembinaan, dan tidak adanya transportasi. Pembinaan muallaf diwilayah perbatasan masih diperlukannya pembinaan yang terpusat dan berkelanjutan kepada muallaf.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Pembinaan, Muallaf, Wilayah Perbatasan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108648</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-27 15:34:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-28 09:19:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>