PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA MATERI KERAGAMAN BUDAYA DI INDONESIA PELAJARAN IPS KELAS V SD NEGERI 31 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA MATERI KERAGAMAN BUDAYA DI INDONESIA PELAJARAN IPS KELAS V SD NEGERI 31 BANDA ACEH


Pengarang

Nuridawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0906104040129

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) / PDDIKTI : 86206

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.36

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata kunci: Model pembelajaran Kooperatif, Two Stay Two Stray, keragaman budaya di Indonesia

Penelitian yang berjudul “Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stay pada Materi Keragaman Budaya di Indonesia Pelajaran IPS Kelas V SD Negeri 31 Banda Aceh” ini mengangkat masalah apakah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray pada materi keragaman budaya Indonesia pelajaran IPS berpengaruh terhadap hasil belajar siswa di kelas V SD Negeri 31 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apakah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray pada materi keragaman budaya Indonesia pelajaran IPS berpengaruh terhadap hasil belajar siswa di kelas V SD Negeri 31 Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-experimental design jenis one shot case study. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 31 Banda Aceh yang berjumlah 34 siswa, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan dari populasi. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan rumus persentase dan statistik uji-t pihak kanan dengan taraf signifikan 0,05 dan kriteria pengujian hipotesis tolak H0 jika thitung ? ttabel dan terima H0 jika thitung berharga lain. Hasil pengolahan data dengan persentase di dapat 30 orang siswa atau 88,24% mencapai ketuntasan hasil belajar dan 4 orang siswa atau 11,74% belum mencapai ketuntasan hasil belajar. Hasil pengeolahan data dengan uji-t didapat thitung = 6,48 dan ttabel = 1,69. Berdasarkan kriteria pengujian menunjukkan thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray pada materi keragaman budaya Indonesia berpengaruh terhadap hasil belajar siswa di kelas V SDN 31 Banda Aceh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK