<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108500">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL BETON AC-WC DENGAN SUBSTITUSI LDPE PADA ASPAL DAN SUBSTITUSI COAL BOTTOM ASH SEBAGAI FILLER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ucha Arief Pratama</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sampah plastik menjadi permasalahan besar dan sudah sangat meresahkan karena membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa terurai. Hal ini menjadi masalah serius yang harus segera diselesaikan, salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam pengelolaan sampah plastik yaitu dengan memanfaatkannya kembali. Pada penelitian ini, bahan tambah yang digunakan yaitu plastik jenis LDPE (Low Density Polyethylene) untuk mengurangi limbah plastik LDPE yang tidak digunakan lagi. Peneliti menggunakan plastik LDPE murni dan LDPE hasil pirolisis yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi kedua jenis plastik LDPE terhadap karakteristik campuran laston lapis aus (AC-WC). Tahapan awal penelitian ini adalah dengan mencari Kadar Aspal Optimum (KAO) yaitu 5,29%, 5,79%, dan 6,29%, yang masing-masing kadarnya disubstitusikan dengan blend LDPE murni 3%, 6%, dan 9% dengan metode pencampuran basah dan kering melalui pengujian Marshall. Berdasarkan hasil pengujian Marshall dengan variasi kadar aspal 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0%, dan 6,5% diperoleh nilai KAO sebesar 5,79% yang memenuhi semua parameter Marshall. Selanjutnya nilai KAO di variasikan menjadi tiga kadar aspal dengan interval nilai KAO ±0,5 menjadi 5,29%, 5,79% dan 6,29%. Ketiga kadar aspal tersebut digunakan untuk pengujian karakteristik campuran AC-WC dengan dan tanpa substitusi variasi persentase LDPE murni dan LDPE pirolisis dengan filler semen Portland. Untuk kadar LDPE terbaik diperoleh pada kadar 5,5% metode basah dan pada kadar 5,35% metode kering. Didapatkan persentase pencampuran terbaik dari variasi hasil substitusi LDPE murni pada KAO 5,79% dan LDPE Murni 5,5% dengan nilai durabilitas 108,93% dengan metode pencampuran basah. Setelah didapatkan komposisi terbaik dari cara basah dan kering, selanjutnya dilakukan pengujian substitusi fly ash dari coal bottom ash sebagai filler dengan varasi penambahan filler 0%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Didapatkan variasi terbaik pada metode pencampuran basah dengan variasi penambahan fly ash sebagai filler sebesar 25% dengan nilai durabilitas 94,65% dan sudah memenuhi syarat Spesifikasi Bina Marga 2018 Revisi 2 (2020) yaitu ≥ 90%.&#13;
&#13;
Kata kunci : Low Density Polyethylene (LDPE), LDPE hasil Pirolisis, Laston Lapis Aus (AC-WC), Coal Bottom Ash</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT CONCRETE - ROAD ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.85</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108500</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-21 09:55:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-23 09:43:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>