<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108486">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN EKSTRAK BUAH JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI) SEBAGAI INHIBITOR KOROSI PADA BAJA KARBON RENDAH DALAM LARUTAN NACL.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FIRMAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan laju korosi menggunakan tambahan ekstrak buah jamblang pada baja karbon rendah yang direndam dalam larutan 3,5% NaCl dihitung dengan metode kehilangan berat dan metode elektrokimia. Setiap wadah diberi variasi ekstrak yang berbeda yaitu 0 PPM, 300 PPM, 400 PPM, 500 PPM, 600 PPM dan 700 PPM. Spesimen yang digunakan panjang 30 mm, lebar 20 mm, dan tebal 5 mm. Waktu penelitian yang dilakukan selama 25 hari dan pengambilan data setiap 5 hari sedangkan penelitian metode elektrokimia pengambilan data dilakukan dengan menggunakan alat Potensiotat dengan menggunakan aplikasi smart manager pada pengujian tafel dan pengolahan data menggunakan IVMAN 2.1. Pengambilan data kehilangan berat yang dilakukan menggunakan metode kontinyu dengan mengambil semua spesimen dari wadah NaCl masing-masing, kemudian dibersihkan dan ditimbang untuk mengetahui kehilangan beratnya. Hasil menunjukkan bahwa laju korosi terendah di dapat pada wadah 500 PPM, dengan rata-rata laju korosi sebesar 27,519 mm/t dan laju korosi tertinggi di dapat pada 300 PPM dengan rata-rata laju korosi sebesar 116,368 mm/tadapun nilai efisiensi yang di dapatkan sebesar 76%. Hasil pengujian yang di dapat dari metode elektrokimia menujukkan nilai efisiensi sebesar 92% dan nilai laju korosi sebesar 3.269 mm/t, di dapat pada variasi larutan 400 PPM. Menunjukkan bahwa ekstrak buah jamblang mempengaruhi laju korosi, sehingga elektron yang dilepaskan pada baja tersebut dapat disuplai kembali dengan menggunakan ekstrak buah jamblang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108486</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-20 14:23:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-20 15:44:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>