ANALISIS MAKNA DAN FUNGSI UNGKAPAN BAHASA ACEH DI WILAYAH BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS MAKNA DAN FUNGSI UNGKAPAN BAHASA ACEH DI WILAYAH BANDA ACEH


Pengarang

Rizwan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0806102010082

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Judul penelitian ini adalah Analisis Makna dan Fungsi Ungkapan Bahasa Aceh di Wilayah Banda Aceh. Tujuannya untuk mendeskripsikan makna dan fungsi ungkapan bahasa Aceh di wilayah Banda Aceh. Analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif merupakan metode penelitian yang dipakai untuk mengumpulkan data dengan cara simak cakap. Menentukan lokasi penelitian dan mencari informan adalah langkah-langkah penelitian untuk memperoleh makna dan fungsi dalam ungkapan Aceh di wilayah Kota Banda Aceh. Hasil penelitiannya adalah sebagai berikut: (1) Kota Banda Aceh masih memiliki masyarakat menjaga kekayaan budaya walaupun daerah ini berkembang begitu pesat dan arus pertukaran penduduk begitu cepat karena sebagai pusat provinsi Aceh. Ungkapan adalah salah satu kekayaan budaya menjadi sebagai alat yang kerap digunakan dalam komunikasi baik oleh orang tua maupun dewasa. Penggunaan ungkapan dengan ideologi bahasanya mengandung maksud yang kompleks dan fungsi yang utuh. (2) Sebanyak 20 ungkapan dari 9 kelurahan yang semuanya mengandung makna/maksud dan fungsi serta keduanya bernilai positif (berguna). (3) Kedua puluh ungkapan itu bermakna ; kesetiaan, keadilan, ketenteraman, keseimbangan hidup, keserasian, ketamakan, kritik sosial, ketergantungan, mendidik, persahabatan, bimbingan, dan nasihat; (4) fungsi ungkapan dipakai sebagai untuk alat melarang, mendidik, mengingatkan, menghibur, penebal emosi keagamaan dan cambuk diri.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK