<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108472">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH BENTUK BUOY WAVE ENERGY CONVERTER (WEC) MODEL PROTOTYPE PADA KARAKTERISTIK SERAPAN GAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAIDINA ABDEL TSABIT AQDAMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik - Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pertumbuhan populasi manusia dan peningkatan kebutuhan akan sumber energi menyebabkan persediaan bahan bakar fosil semakin cepat habis dalam beberapa tahun. Pemanfaatan sumber energi ombak merupakan salah satu jalan keluar dalam permasalahan yang disebutkan diatas. Energi gelombang laut setidaknya cukup untuk memasok setengah dari kebutuhan listrik dunia. Diperkirakan gelombang laut berkekuatan total 8.000 – 80.000 TWh/tahun, sedangkan kebutuhan energi listrik dunia sebesar 140.000 TWh/tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan pengaruh bentuk geometri pelampung (buoy) terhadap besar gaya dorong dan gaya angkat yang dihasilkan dalam penggunaan teknologi wave energy converter (WEC). Penelitian ini menggunakan variasi bentuk pelampung yaitu setengah bola, kerucut, silinder, dan kotak. Pelampung yang dipasang pada lengan angguk diuji untuk diukur gaya angkat dan gaya dorong dengan variasi beban 0 kg, 0,250 kg, 0,500 kg, dan 0,7500 kg. Metode penelitian ini dilakukan secara eksperimental, dengan memanfaatkan kamera dan timbangan digital untuk mengukur gaya-gaya yang terjadi. Berdasarkan perhitungan gaya angkat, didapati bahwa gaya angkat tertinggi 0,162 N dengan pelampung setengah bola berbeban 0,500 kg. Sedangkan gaya dorong tertinggi 0,475 N dengan pelampung setengah bola berbeban 0 kg.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108472</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-20 08:49:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-20 11:09:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>