GAMBARAN UPAYA PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA KELUARGA BALITA DL GAMPONG SUKARAMAI KECAMATAN BAITURRAHMAN BANDA ACEH TAHUN 2012 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN UPAYA PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA KELUARGA BALITA DL GAMPONG SUKARAMAI KECAMATAN BAITURRAHMAN BANDA ACEH TAHUN 2012


Pengarang

Eka meutia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101190009

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Angka kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita di Gampong Sukaramai dari tahun 2010 sampai dengan 2011 mengalami peningkatan yaitu dari 111 jiwa menjadi 306 jiwa. Untuk mengurangi kemungkinan yang dapat meningkatkan potensi anak terkena ISPA maka diperlukan upaya pencegahan. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui gambaran upaya pencegahan lofeksi Saluran Pemapasan Akut (ISPA) pada keluarga balita di Gampong Sukaramai Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh Tahun 20 I 2. Desain penelitian bersifat deskriptif dan menggunakan teknik pengambilan sampel porposive sampling, dengan populasi 55 orang ibu yang memiliki balita dan sampel adalab 50 orang. Waktu penelitian dilakukan 02-11 Juli 2012, alat pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dengan teknik wawancara terpimpin. Hasil penelitian secara umum menunjukkan sebagian besar responden (58%) memiliki upaya yang baik dalam upaya pencegahan infeksi saluran pemapasan akut (ISPA). Sedangkan secara khusus upaya pencegahan infeksi saluran perapasan akut (ISPA) didapatkan bahwa upaya pencegahan tingkat pertama ISPA dengan kategori baik (50%), upaya pencegahan tingkat kedua ISPA dengan kategori baik (58%), dan upaya pencegahan tingkat ketiga ISPA dengan kategori baik (78%). Diharapkan kepada ibu yang memiliki balita untuk lebih dapat meningkatkan pengetahuan mengenai upaya
pencegahan ISPA dengan cara lebih banyak mencari informasi mengenai pencegahan
ISPA pada balita melalui media cetak, media elektronik dan pendidikan kesehatan
sehingga diharapkan dapat menurunkan angka kejadian ISPA pada balita.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK