<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108420">
 <titleInfo>
  <title>UPAYA SEKOLAH DALAM MENANGANI KORBAN DAN PELAKU TINDAKAN BULLYING DI SMP NEGERI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Miska Husniati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Bimbingan dan Konseling</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tindakan bullying adalah perlaku agresif dan negatif dari individu atau sekelompok orang yang berulang kali menyalahgunakan ketidakseimbangan kekuatan dengan tujuan merugikan orang lain (korban) baik itu secara mental maupun fisik sehingga cenderung menganggap orang lain tidak layak untuk dapat dihormati. Dilingkungan sekolah kerap kali siswa yang lemah mendapatkan perilaku yang tidak baik dari kawanya, maka dibutuhkan pihak sekolah untuk mengupayakan penanganan yang tepat sehingga tidak terjadi perilaku bullying terhadap siswa-siswanya. Penelitian ini bertujuan mengetahui upaya sekolah dalam menangani korban dan pelaku tindakan bullying di SMP Negeri Banda Aceh. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data melalui angket. Populasi penelitian adalah kepala sekolah, waka kurikulum, waka kemahasiswaan, waka sarana dan prasarana, guru wali kelas, dan guru BK di SMP Negeri Banda Aceh. Peneliti mengambil sampel pada SMP Negeri 1 Banda Aceh, SMP Negeri 2 Banda Aceh, SMP Negeri 12 Banda Aceh, dan SMP Inshafuddin Banda Aceh dengan keseluruhan 55 pihak sekolah (responden). Alat ukur yang digunakan yaitu angket. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan upaya sekolah dalam menangani korban bullying berada pada kategori sedang yaitu 85,5% (47 responden) ini menunjukkan bahwa rata-rata pihak sekolah telah berusaha dengan baik dalam menangani korban bullying selanjutnya sekolah dalam menangani pelaku bullying juga berada pada kategori sedang yaitu 74,5% (41 responden), selebihnya berada di kategori rendah dan tinggi. Dengan demikian  hipotesis dalam penelitian ini diterima artinya sekolah diperkirakan telah melakukan upaya dalam menangani bullying.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BULLYING - EDUCATION</topic>
 </subject>
 <classification>371.58</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108420</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-16 12:18:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-04 15:30:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>