<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108419">
 <titleInfo>
  <title>TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA PENDERITA THALASEMIA  DI RUANG ANAK RUMAH SAKIT DR. ZAINOEL  ABIDIN BANDA ACEH TERHADAP PENGOBATAN DAN PENCEGAHAN THALASEMIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jamalul Adil</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Thalasemia yang merupakan  penyakit  akibat kelainan  genetik  dapat menjadi permasalahan kesehatan  di  Indonesia setelah  penyakit  infeksi  dan dan gangguan gizi  teratasi. Penyebaran penyakil ini  semakin lama  semakin meningkat.  Untuk saat  ini,  diperkirakan   7%  dari  total   penduduk dunia atau sekitar  300.000 --&#13;
500.000 bayi lahir dengan kelainan ini. Di Indonesia saja, diperkirakan 3.000 bayi thalasemia  lahir  setiap  tahunnya.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui tingkat  pengetahuan keluarga  penderita  thalasemia terhadap pengobatan  dan pencegahan thalasemia.  Metode  yang digunakan dalam  penelitian   ini  adalah metode  deskriptif  dengan  pendekatan cross  sectional.   Data  kuisioner  yang diperoleh dari 32 responden   dianalisis secara deskriptif untuk mendeskripsikan masing-masing  variabel, yaitu variabel tentang tingkat pengetahuan dan variabel lainnya  seperti  tingkat  pcndidikan,   pekerjaan dan  riwayat keluarga dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan responden yang memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 25% (8 orang).  31,25% (10 orang) dengan  tingkat pengetahuan yang cukup dan 43,75% (14  orang) yang memiliki  tingkat pengetahuan yang kurang.  Dari hasil  tersebut terlihat bahwa masih banyak keluarga penderita thalasemia yang anaknya dirawat di ruang anak Rumah Sakit  Umum Daerah dr. Zainoel  Abidin (RSUDZA) Banda Aceh yang belum mengetahui  informasi yang cukup mengenai penyakit thalasemia yang ada di dalam keluarganya terutama  dalam hal  pengobatan  dan pencegahan.&#13;
&#13;
Kata kunci :    Keluarga penderita thalasemia, RSUDZA, pengobatan dan pencegahan thalasemia&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>THALASSEMIA - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.152</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108419</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-16 12:17:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-20 10:20:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>