<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108388">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PERLAKUAN BENIH MENGGUNAKAN RIZOBAKTERI INDIGENOUS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT CHERY (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Farras</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak dibudidayakan oleh petani baik di dataran tinggi maupun rendah, karena mempunyai prospek yang baik untuk diusahakan secara komersial dalam bentuk buah segar atau hasil pengolahan. Tomat dapat ditanam di dataran rendah maupun dataran tinggi dan tomat selain sayuran juga dikatakan buah karna kaya akan vitamin dan mineral. Penggunaan buahnya semakin luas, karena selain dikonsumsi sebagai tomat segar dan bumbu masakan, dapat diolah sebagai bahan baku industri makanan seperti sari buah dan saus tomat. Rendahnya produktivitas tanaman tomat Chery sering dihadapkan berbagai masalah dalam budidayanya terutama masalah hama dan penyakit. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktifitas hasil budidaya tanaman tomat ialah dengan menggunakan Plant Growth Promoting Rizobacteri (PGPR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rizobakteri isolat Indigenous terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat Chery. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan 1 Fakultas Pertanian dan Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Universitas Syiah Kuala. Penelitian dimulai pada bulan Juli sampai dengan September 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola non faktorial dengan 8 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga terdapat  24 kombinasi perlakuan. Apabila hasil uji F menunjukkan pengaruh yang nyata, maka analisis diteruskan dengan uji Beda Nyata Terkecil dengan taraf 5%. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, berat buah per tanaman, diameter buah, jumlah buah per tanaman dan potensi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Rizobakteri isolat Indigenous berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman tomat 15 HST, berat buah per tanaman, diameter buah, jumlah buah pertanaman dan potensi hasil tanaman tomat. Berpengaruh nyata pada tinggi tanaman tomat 30 dan 45 HST dan diameter batang. Perlakuan terbaik pada parameter tinggi tanaman, diameter batang tomat, berat buah per tanaman, diameter buah dan potensi hasil adalah perlakuan LDG 7/3.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GROWTH (PLANTS)</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TOMATOES - GARDEN CROP</topic>
 </subject>
 <classification>635.642</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108388</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-15 11:25:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-15 15:21:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>