IDENTIFIKASI GANGGUAN FISIK PADA PASIEN KANKER SETELAH KEMOTERAPI DI RUANG TINDAKAN KEMOTERAPI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN PROVINSI ACEH TAHUN 2009 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IDENTIFIKASI GANGGUAN FISIK PADA PASIEN KANKER SETELAH KEMOTERAPI DI RUANG TINDAKAN KEMOTERAPI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN PROVINSI ACEH TAHUN 2009


Pengarang

Ermila Hafni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0407101020111

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

615.58

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Keberhasilan keperawatan tergantung pada interaksi yang dikelola oleh perawat secara tepat. Perubahan fisik pasien dapat menjadi salah satu dampak penggunaan kemoterapi dalam penanganan kanker. Perawat harus dapat memberikan kebutuhan yang diperlukan untuk menghadapi dampak perubahan fisik tersebut sebagai bagian dari asuhan keperawatan yang komprehensif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perubahan fisik pasien kanker setelah kemoterapi di ruang tindakan kemoterapi RSUD Dr Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2009. Subvariabel dari perubahan fisik adalah gangguan sistem pencernaan, perubahan penampilan fisiko gangguan sistem urinal is dan kardiovaskular. gangguan sistem immunoidefisiensi. Desain penelitian deskriptif, tehnik pengambilan sampel total sampling sebanyak 30 orang. Pengumpulan data pada tanggal 24 Maret sampai dengan 24 April 2009 dengan menggunakan format observasi melalui wawancara dan skala ukur ordinal berat dan ringan. Analisa data dilakukan dengan analisa data univariat digambarkan dengan persentase dan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa responden mendapatkan gangguan penampilan fisik pada kategori berat 19 orang (63,3%), gangguan sistem pencernaan pada kategori berat 17 orang (56,7%), gangguan sistem urinalis dan kardiovaskuler pada kategori ringan 19 orang (63,3%), ganggguan sistem daya tahan tubuh pada kategori ringan 20 orang (66,7%), Secara umum responden mendapatkan perubahan fisik secara umum pada kategori berat sebanyak 17 orang (56,7%). Hasil ini direkomendasikan untuk perawat agar dapat meningkatkan kemampuan melakukan observasi perubahan fisik dan persiapan untuk mengatasi atau menghadapi masalah yang berkaitan dengan perubahan fisik tersebut setelah kemoterapi.

Kata kunci : Perubahan fisik, sistem pencernaan, penampilan fisik, sistem



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK