<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108356">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENAMBAHAN MINERAL NABATI DAN HEWANI DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP  IKAN LELE MUTIARA (CLARIAS GARIEPINUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RESKY PRATAMA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan uji dengan penambahan mineral nabati dan hewani yang berbeda dalam pakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lele mutiara (Clarias gariepinus). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan yaitu Perlakuan A (pakan uji 0% mineral), Perlakuan B (Pakan yang mengandung 0,2% mineral nabati), Perlakuan C (Pakan yang mengandung 0,2% mineral hewani), Perlakuan D (Pakan yang mengandung 0,1% mineral nabati + 0,1% mineral hewani) dan E (Pakan Komersil). Tiap perlakuan terdiri dari tiga ulangan ikan yang digunakan adalah ikan lele mutiara yang berat rata-rata 3,15 g yang ditebar 15 ekor/box plastik. Ikan dipelihara selama 60 hari dan diberi pakan yang mengadung protein 30% juga frekuensi pemberian pakan 2 kali sehari (08.00 WIB dan 17.00 WIB). Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa kombinasi mineral nabati dan hewani dalam pakan dengan pemberian yang berbeda berpengaruh nyata terhadap pertambahan panjang mutlak, berat mutlak, laju pertumbuhan harian, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, efisiensi pemanfaatan pakan (P0,05). Nilai pertumbuhan terbaik diperoleh pada pemberian pakan dengan penambahan 0,1% mineral nabati dan 0,1% mineral hewani.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci : ikan lele mutiara (Clarias gariepinus), mineral nabati, mineral hewani.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108356</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-20 16:05:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-02 10:08:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>