<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108351">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Chalis Syauqi Dani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>HIV/AIDS merupakan penyakit menular seksual yang menjadi perhatian di seluruh dunia. Menurut Dinkes Aceh 2021, proporsi terbesar kasus HIV positif dan AIDS terletak pada penduduk usia produktif, dimana kemungkinan penularan terjadi pada usia remaja. Pengetahuan masyarakat yang baik tentang mekanisme penularan HIV/AIDS dapat menimbulkan perilaku pencegahan sehingga dapat menurunkan angka penularan HIV/AIDS. Sikap masyarakat yang baik terhadap HIV/AIDS juga dapat mempermudah akses layanan kesehatan bagi penderita HIV untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Mahasiswa merupakan bagian dari kelompok masyarakat usia produktif. Selain itu, mahasiswa khususnya di bidang ilmu kesehatan diharapkan memiliki tingkat pengetahuan yang baik dan stigma yang rendah sebagai garda terdepan dalam menangani kasus HIV. Tujuan penelitian untuk melihat apakah terdapat perbedaan tingkat pengetahuan dan stigma antara mahasiswa kesehatan dan nonkesehatan di Universitas Syiah Kuala tentang HIV/AIDS. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan rancangan cross-sectional. Penelitian ini menggunakan data primer yang diambil menggunakan kuesioner online pada mahasiswa aktif 2022/2023 jenjang S1. Analisis data menggunakan uji statistik Mann-Whitney. Jumlah sampel yang didapatkan dalam penelitian ini adalah 128 responden. Hasil pada penelitian ini menunjukkan mayoritas mahasiswa kesehatan memiliki tingkat pengetahuan baik dan stigma rendah, sedangkan mayoritas mahasiswa nonkesehatan memiliki tingkat pengetahuan cukup dan stigma rendah. Hasil uji statistik Mann-Whitney pada tingkat pengetahuan kedua kelompok mahasiswa menunjukkan nilai p=0,000. Hasil uji statistik Mann-Whitney pada stigma kedua kelompok mahasiswa menunjukkan nilai p=0,641. Kesimpulan, terdapat perbedaan tingkat pengetahuan antara mahasiswa kesehatan dan nonkesehatan, namun tidak terdapat perbedaan stigma antara mahasiswa kesehatan dan nonkesehatan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STUDENTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>AIDS (DISEASES) - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HIV INFECTIONS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.979 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108351</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-20 15:30:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-18 10:19:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>