<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108337">
 <titleInfo>
  <title>KAJI EKSPERIMENTAL DEFORMASI PERMUKAAN PADA BEJANA TEKAN BERDINDING TIPIS MENGGUNAKAN METODE DIGITAL IMAGE CORRELATION</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suci Nay Diah Fitriani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Teknik Mesin dan Industri</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bejana tekan merupakan salah satu komponen penting dalam dunia industri yang digunakan sebagai wadah penyimpan fluida baik yang memiliki karakteristik tertentu maupun perlakuan khusus. Dalam penggunaannya bejana tekan memiliki resiko yang tinggi, tak jarang bejana tekan mengalami kegagalan saat beroperasi. Diperlukan pengawasan dan pemeriksaan secara berkala pada dinding bejana untuk melihat deformasi yang diakibatkan dari tekanan fluida didalamnya. Dalam tugas akhir ini, benda uji merupakan bejana berdinding tipis dengan ketebalan dinding 0,9 mm dan diameter bejana 87.1 mm tekanan internal yang diberikan sebesar 0,1-0,5 MPa, yang dibangkitkan oleh alat pemampat udara (kompresor) yang tekanan maksimum 8 bar (0,8 MPa). Dalam penelitian tugas akhir ini adalah mengukur perubahan bentuk permukaan bejana dan menghitung tegangan dan regangan yang terjadi. Metode penelitian dilaksanakan secara eksperimental, dengan memanfaatkan teknologi Digital Image Correlation (DIC) 2-dimensi. Secara bersamaan pengukuran menggunakan strain gauge juga dilakukan pada benda uji yang sama. Berdasarkan hasil perhitungan tegangan dan pengkuran regangan metode DIC (εxx,εyy dan εxy) pada tekanan 0.5 MPa tegangannya adalah 24.194 MPa, reganannya 0.000213072, 0.000195316, 0.000035512. Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik ialah dengan memberikan fix support pada bagian bawah penampang bejana agar bejana tidak bergerak dari kedudukannya saat tekanan diberikan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108337</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-20 11:51:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-20 14:39:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>