<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108336">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (OCIMUM BASILICUM L.) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN ESCHERICHIA COLI  SECARA IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nur Akmal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemangi   (Ocimum   basilicum   L.)  merupakan  salah  satu  tumbuhan   yang punya   banyak   manfaat    dan  telah   lama  digunakan   oleh   masyarakat    sebagai tumbuhan  berkhasiat   untuk  obat.  Kemangi  mengandung   senyawa   bioaktif  yang dapat  menghambat    pertumbuhan    mikroorganisme   patogen   seperti   Escherichia coli.  Penelitian   ini  bertujuan   mengetahui  pengaruh  ekstrak  etanol  daun  kemangi terhadap pertumbuhan   Escherichia  coli dan konsentrasi  yang  paling  efektif   dapat menghambat   pertumbuhan.    Jenis  penelitian  adalah  eksperimental     laboratorium dengan   menggunakan     Rancangan   Acak   Lengkap  (RAL)    yang   terdiri   dari 4 perlakuan  (PI,  P2, P3, P4,)     serta  kontrol negatif(Po)  dan positif(P5)    dengan 4   kali ulangan.  Pengujian  daya  hambat  dilakukan  dengan  menggunakan    metode  difusi cakram.    Ekstrak  etanol  daun  kemangi  dengan  konsentrasi   25%  (PI)'  50% (P2),  75%  (P3),  100%  (P 4), akuades   sebagai  kontrol  negatif   (Po)  dan  klorarnfenikol  sebagai  kontrol  positif  (Pj).   Masing-masing  cakram  direndam   selarna  30 menit, Parameter   yang   diamati    yaitu   diameter   zona   hambat   yang   terbentuk,   Data dianalisis  menggunakan    Analysis   of  Variace (ANOV A)  dilanjutkan    dengan  uji Beda Nyata  Terkecil   (BNT).   Hasil  uji antibakteri  ekstrak   etanol  daun  Kemangi dengan  konsentrasi   25%,  50%, 75%, dan  100% mampu  membentuk   zona hambat rata-rata  sebesar  8,75  mm,  9,50  mm,  13,75 mm, dan  14,50  mm.  Hasil  penelitian ini menunjukkan   adanya  kemampuan  ekstrak etanol  daun  Kemangi dalam rnengharnbat  pertumbuhan   E. coli secara in vitro.&#13;
&#13;
Kata Kunci  :  Ekstrak  Etanol  Ocimum  basilicum, Esherichia  coli,  zona  hambat.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ESCHERICHIA</topic>
 </subject>
 <classification>615.321</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108336</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-20 11:49:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-15 10:41:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>