Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH AKTIVITAS FLAVONOID BUAH BELIMBING MANIS (AVERRHOA CARAMBOLA L.) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN ESCHERICHIA COLI SECARA IN VITRO
Pengarang
Mustaqim - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0807101050010
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2013
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Buah belimbing manis (Averrhoa carambola L.) merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang sering digunakan masyarakat untuk pengobatan penyakit malaria, sakit tenggorokan, diare, luka, bisul, koreng, asma dan influenza. Kemampuan buah belimbing manis sebagai tanaman obat disebabkan banyaknya senyawa aktif yang terkandung di dalamnya, salah satunya adalah flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas flavonoid buah belimbing manis (Averrhoa carambola L.) terhadap Escherichia coli dan konsentrasi yang paling efektif yang dapat menghambat pertumbuhan Escherichia coli. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen laboratorium dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan (Pe, Pi, P», PH.P, dan Po) dan 4 kali pengulangan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode difusi cakram Perlakuan terdiri dari flavonoid buah belimbing manis dengan konsentrasi flavonoid 20%, 40%, 60% dan 80%. Kontrol negatif (Pa) menggunakan akuades, kontrol positif (P,) menggunakan kloramfenikol. Parameter yang diamati yaitu diameter zona hambat yang terbentuk. Analisa data menggunakan Analysis Of variance (ANOVA) data dilanjutkan dengan BNT (Beda Nyata Terkecil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa flavonoid buah beJimbing manis mampu menghambat pertumbuhan Escerichia coli pada konsentrasi flavonoid 20%, 40%, 60% dan 80% dengan diameter rata-rata zona hambat masing-masing 13,125 mm, 17 mm, 21,375 mm,
22,75 mm dan kontrol negatif (akuades) tidak terbentuk zona hambat sedangkan zona hambat kloramfenikol 27,5 mm. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa flavonoid pengaruh yang nyata dalam menghambat pertumbuhan Escherichia coli. Semakin tinggi konsentrasi flavonoid yang diberikan semakin luas zona hambat yang terbentuk.
Kata kunci : Flavonoid buah belimbing manis (4verrhoa carambola L.),
Escherichia coli, zona hambat.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH AKTIVITAS FLAVONOID BUAH BELIMBING MANIS (AVERRHOA CARAMBOLA L.) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN ESCHERICHIA COLI SECARA IN VITRO (Mustaqim, 2023)
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH BELIMBING MANIS (AVERRHOA CARAMBOLA LINN.) SEBAGAI PEREDUKSI FORMALIN PADA IKAN TERI NASI (STOLEPHORUS SPP) (Intan Novita, 2017)
PENGARUH PERASAN BELIMBING MANIS (AVERRHOA CARAMBOLA) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS SECARA IN VITRO (Asnidar, 2015)
UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK TUMBUHAN BELIMBING MANIS (AVERRHOA CARAMBOLA L.) DAN RIMBANG (SOLANUM TORVUM SW.) TERHADAP ESCHERICHIA COLI DAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS (Nanda Safitri, 2022)
PENGARUH EKSTRAK BUAH BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI) TERHADAP INTERAKSI STREPTOCOCCUS SANGUINIS DAN STREPTOCOCCUS MUTANS SECARA IN VITRO (Iga Kumala Sari, 2016)