<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108297">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN PLUMBUM (PB) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI HATIRNMENCIT (MUS MUSCULUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raisa Juliana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Plumbum (Pb) merupakan salah satu logam berat yang berbahaya  dan tersebar  luas di  lingkungan   yang   berasal  dari  pembakaran   bahan  bakar  minyak   kendaraan bermotor dan industri.  Pb bersifat  toksin dan banyak terdapat di  biosphere.  Tujuan dari  penelitian   ini  adalah   untuk  mendapatkan   informasi   bagaimana   pengaruh pemberian  Pb  dengan  kadar  yang  berbeda  terhadap  gambaran  histopatologi   hati mencit  yang  berguna  sebagai  penanda  kerusakan  hati.  Penelitian  ini  merupakan penelitian  eksperimental   yang  menggunakan   Rancangan  Acak  Lengkap   (RAL), menggunakan hewan  coba  mencit jantan (Mus  musculus)  sebanyak  25 ekor  yang di b a gi  m e nj a d i     5  &#13;
 kelompok     percobaan,      dimana kelompok pertama merupakan  kelompok   kontrol   yang   diinjeksi  akuades   dan   kelompok   selanjutnya  adalah kelompok   perlakuan   yang   diberikan   Pb  asetat   dengan   kadar   5,   10,    15   dan&#13;
20mg/kg88. Pemeriksaan histopatologi hati dilakukan dengan mengambil organ hati&#13;
lalu    dilakukan    proses    pembuatan    preparat    yang    menggunakan    pewarnaan&#13;
Hematoksilin-Eosin   (HE),   kemudian   dilakukan   perhitungan   jumlah   sel   yang mengalami nekrosis dan dihitung skala nekrosisnya. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa   adanya   pengaruh   yang   signifikan   pemberian   Pb   terhadap   gambaran histopatologi  hati dengan nilai p &lt; 0,05 dan didapatkan pemberian Pb  10 mg/kgBB adalah kadar minimal  yang dapat menyebabkan  perubahan  gambaran  histopatologi hati.&#13;
&#13;
Kata kunci  :  Plumbum (Pb), nekrosis, histopatologi hati&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108297</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-19 10:06:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-19 10:06:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>