<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108274">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L.) DENGAN KULIT PISANG KEPOK (MUSA PARADISIACA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF DAN GENERATIF CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L. VAR. PELITA 8)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fijannati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Biologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata Kunci: cabai rawit (Capsicum frutescens), daun kelor, dan kulit pisang kepok. &#13;
	Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan tanaman hortikultura dengan rasa yang pedas. Kebutuhan masyarakat akan cabai rawit harus diimbangi dengan produksinya, salah satu yang mempengaruhi produksinya adalah kesuburan tanah. Umumnya petani menggunakan pupuk kimia untuk menambah kesuburan tanah, namun penggunaan pupuk kimia akan berdampak negatif bagi lingkungan dan manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi optimal campuran pupuk organik cair daun kelor dan kulit pisang kepok terhadap pertumbuhan vegetatif dan generatif cabai rawit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan, yaitu P0 (kontrol), P1 (10%), P2 (20%), dan P3 (30%). Data dianalisis menggunakan Analisis Varian (ANAVA) dan Uji Lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan pemberian campuran pupuk organik cair daun kelor dan kulit pisang kepok berpengaruh nyata tehadap pertumbuhan vegetatif dan generatif cabai rawit untuk semua parameter dan perlakuan optimal terdapat pada konsentrasi 20%. Simpulan dari penelitian ini adalah campuran pupuk organik cair daun kelor dan kulit pisang kepok berpengaruh dalam meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan generatif cabai rawit.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108274</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-18 11:40:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-18 11:52:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>