<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108272">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN PERUBAHAN BERAT BADAN ANTARA AKSEPTOR KONTRASEPSI DEPO MEDROXYPROGESTERONE ACETATE (DMPA) DAN INTRA UTERINE DEVICE (IUD) DI PUSKESMAS SUAK RIBEE KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raisyatul shavira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jenis kontrasepsi yang paling banyak digunakan yaitu kontrasepsi hormonal salah satunya adalah DMPA (Depo Medroxyprogesterone Acetate). Efek samping dari penggunaan kontrasepsi ini berupa perubahan berat badan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan perubahan berat badan antara akseptor Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) dan Intra Uterine Device (IUD). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-November 2022 di Puskesmas Suak Ribee Kecamatan Johan Pahlawan. Jenis penelitian analitik observasional dengan desain case control menggunakan uji Chi-Square dan uji Mann Whitney. Pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan 90 subjek, terdiri dari 45 subjek kelompok DMPA dan 45 subjek kelompok IUD sebagian besar mengalami peningkatan berat badan sebanyak 31 responden (68,9%). Akseptor IUD yang mengalami peningkatan berat badan sebanyak 18 responden (40%). Terdapat perbedaan peningkatan berat badan antara kelompok DMPA dan IUD, dengan nilai p 0,006; OR 3,321 (IK 95% 1,394-7,915). Pada uji Mann Whitney didapatkan nilai p-value 0,001. Kesimpulan, terdapat perbedaan peningkatan berat badan secara signifikan antara kelompok akseptor DMPA dan IUD, dengan risiko peningkatan berat badan sebesar 3 kali pada kelompok DMPA.&#13;
Kata Kunci : DMPA, IUD, Perubahan berat badan  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108272</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-18 10:26:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-18 11:20:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>