<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108264">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI KINERJA STRUKTUR GEDUNG ADMINISTRASI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA TERHADAP BEBAN GEMPA SETELAH MASA LAYAN 24 TAHUN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Imam Muzhaffar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gedung Administrasi Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala selesai pada tahun 1998. Oleh karena itu perlu dievaluasi ulang mengikuti standar peraturan gedung terbaru yaitu SNI 1726:2019. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi perilaku struktur bangunan setelah masa layan 24 tahun yaitu berupa perpindahan (displacement), gaya dasar (base shear), dan  level kinerja struktur sesuai ASCE 41-17. Gedung yang di tinjau dalam penelitian ini adalah Gedung Administrasi Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK) yang 3 lantai. Gedung ini memiliki panjang 29,4 meter, lebar 13 meter dan tinggi 14,4 meter. Pada penelitian ini digunakan analisis pushover dibarengi dengan pengecekan frekuensi alami gedung existing untuk membandingkan perilaku struktur di awal desain gedung terhadap kondisinya saat ini. Pemodelan menggunakan program ETABS. Dari hasil evaluasi didapatkan bahwa level kinerja gedung sesuai perencanaan awal berdasarkan push x yaitu immediate occupancy dan push y termasuk ke dalam life safety. Kemudian level kinerja gedung setelah masa layan 24 tahun berdasarkan push x dan push y keduanya termasuk ke dalam kategori life safety yang menyatakan bahwa kerusakan pasca gempa yang mencakup kerusakan pada komponen struktural tetapi tetap memiliki batas terhadap awal keruntuhan sebagian atau total. Dari segi kekakuan gedung dalam menahan perpindahan akibat beban pushover juga mengalami penurunan setelah 24 tahun, hal ini bisa diketahui dengan base shear yang sama perpindahan gedung setelah masa layan 24 tahun lebih jauh dibandingkan gedung yang sesuai dengan perencanaan awal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108264</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-17 20:32:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-18 08:33:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>