<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108232">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN RESPON HAMBATAN  EKSTRAK LENGKUAS RIMPANG PUTIH (ALPINIA GALANGA) DENGAN EKSTRAK LENGKUAS RIMPANG MERAH (ALPINIA  PURPURATA) 10 % TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut cahya Risa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Candida  albicans  merupakan flora normal yang terdapat dalam rongga mulut, jika keseimbangannya terganggu  maka jamur  tersebut  akan  menjadi  patogen  dan  dapat menyebabkan infeksi  dalam rongga mulut yaitu kandidiasis oral. Lengkuas rimpang putih maupun lengkuas rimpang merah merupakan tanaman yang mengandung senyawa antifunga berupa flavonoid,  saponin,  tanin,  dan triterpenoid.  Penelitian yang bersifat eksperimental  laboratoris  ini  dilakukan dengan tujuan  untuk mengetahui  perbandingan respon  hambatan ekstrak  lengkuas  rimpang putih  (Alpinia   galanga)   dengan  ekstrak lengkuas rimpang merah (Alpinia  purpurata)  terhadap pertumbuhan Candida  albicans. Ekstrak lengkuas rimpang putih maupun lengkuas rimpang merah diperoleh dengan metode soxhletasi, pengujian perbandingan kedua ekstrak pada konsentrasi  10% terhadap pertumbuhan Candida albicans dilakukan dengan menggunakan metode difusi agar.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak lengkuas rimpang putih 10% dan ekstrak rimpang lengkuas  merah 10% mampu menghambat pertumbuhan Candida  albicans  dengan daya hambat rata 7,33 mm untuk ekstrak lengkuas rimpang putih dan 6  mm untuk ekstrak lengkuas  rimpang merah 10%.  Hasil uji  statistik  menggunakan independent  sampel  t test menunjukkan  tidak ada  perbedaan bermakna antara  respon hambat  ekstrak  lengkuas rimpang putih  dan ekstrak lengkuas  rimpang merah.  Dari  hasil  penelitian ini  dapat disimpulkan  bahwa ekstrak lengkuas rimpang putih  10% dan ekstrak lengkuas rimpang merah 10% memiliki respon hambat yang sama terhadap pertumbuhan Candida albicans.&#13;
&#13;
Kata Kunci:    Candida albicans, Kandidiasis, Ekstrak lengkuas rimpang putih 10%,&#13;
Ekstrak lengkuas rimpang merah 10%.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108232</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-17 11:04:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-17 11:04:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>