Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN FAKTOR PREDISPOSISI YANG MEMPENGARUHI KETERATURAN PEMBERIAN OBAT OLEH KELUARGA DI RUMAH PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI UNIT RAWAT JALAN RUMAH SAKIT JIWA PEMERINTAH ACEH
Pengarang
Radhiah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0707101060096
Fakultas & Prodi
Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2010
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Keteraturan pemberian obat yaitu diminum tidaknya obat-obat tersebut, penting karena ketidakteraturan pemberian obat menyebabkan timbulnya masalah resistensi. Karena semua tatalaksana yang telah dilakukan dengan baik akan menjadi sia-sia, bila tanpa disertai dengan sistem evaluasi yang baik pula. Oleh karena itu, peranan pendidikan dan pengetahuan mengenai penyakit dan keteraturan berobat sangat penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor predisposisi yang mempengaruhi keteraturan pemberian obat pada pasien skizofrenia di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Jiwa Pemerintah Aceh. Pengumpulan data dilaksanakan tanggal 13-17 Oktober 2009, Adapun desain penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan cross sectional study. Jumlah sampel 63 orang, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan dilakukan dengan menggunakan clistribusi frekuensi hasil penelitian yang di dapat adalah gambaran faktor predisposisi yang mempengaruhi keteraturan minum obat pada pasien skizofrenia oleh keluarga. Keteraturan keluarga dalam pemberian obat berada dalam kategori tidak teratur yaitu sebanyak 36 responden (57,14%). Gambaran pengetahuan keluarga terhadap keteraturan pemberian obat didapat dari 26 responden (41,3%) yang
mempunyai pengetahuan tinggi, 20 responden (31,7%) teratur, 6 responden (9,6) tidak
teratur dalam pemberian obat. Sedangkan pada pengetahuan rendah dari 37 responden
(58,7%) 7 responden (11,1) teratur dan 30 responden (47,6%) tidak teratur. Gambaran tingkat pendidikan dengan keteraturan dari 22 responden (34,9%) yang berpendidikan rendah 5 responden (7,9%) teratur, 17 responden (27,0%) tidak teratur. Pada responden yang berpendidikan menengah dari 28 responden (44,4%) 12 orang responden (19,2%) teratur dan 16 responden (25,4%) tidak teratur. Responden yang mempunyai pendidikan tinggi sebanyak 13 responden (20,6%) yang teratur, sebanyak
10 responden (15,9%) dan yang tidak teratur sebanyak 3 responden (4,8%). Penulis mengharapkan agar keluarga dapat memberikan obat secara teratur kepada anggota keluarga dengan gangguan jiwa untuk mencegah kekambuhan kembali.
Kata Kunci : Pendidikan, pengetahuan, keluarga, keteraturan pemberian obat
Tidak Tersedia Deskripsi
HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN GANGGUAN JIWA SKIZOFRENIA PARANOID DI UNIT RAWAT JALAN RUMAH SAKIT JIWA ACEH (Nurul Atikah Sinaga, 2014)
GAMBARAN FAKTOR PREDISPOSISI PADA PENDERITA SKIZOFRENIA DI POLIKLINIK RAWAT JALAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT JIWA ACEH TAHUN 2014 (wildan sirna, 2014)
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN SKIZOFRENIA RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT JIWA ACEH (Syiva Ruchina, 2024)
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN SKIZOFRENIA DI UNIT RAWAT JALAN BLUD RUMAH SAKIT JIWA ACEH TAHUN 2013 (Putri Febryanti, 2016)
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP LAMA PERAWATAN PASIEN SKIZOFRENIA DI RSJ BANDA ACEH (T.Jaja Amarullah, 2016)