UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI MAHONI (SWIETENIA MAHOGANY JACQ.) SEBAGAI IMUNOSTIMULATOR PADA MUS MUSCULUS YANG DI TANTANG DENGAN STAPHYLOCOCUS AUREUS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI MAHONI (SWIETENIA MAHOGANY JACQ.) SEBAGAI IMUNOSTIMULATOR PADA MUS MUSCULUS YANG DI TANTANG DENGAN STAPHYLOCOCUS AUREUS


Pengarang

Lailatul Husna - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0607101010069

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tanaman obat atau bahan alam sering digunakan manusia untuk mempertahankan kesehatan atau pun mengobati penyakit. Salah satunya adalah biji mahoni (Swietenia mahogany Jacq). Dari beberapa penelitian, dinyatakan bahwa biji mahoni mengandung flavonoid yang merupakan agen lipofilik yang dapat berinteraksi dengan membran lipid dan mempengaruhi respon imun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh ekstrak biji mahoni sebagai imunostiroulator terhadap Mus musculus yang ditantang dengan Siaureus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorik dengan menggunakan 15 ekor mencit (Mus musculus) berumur dua bulan dengan berat rata-rata 20 gram yang dibagi menjadi 5 kelompok dengan 3 kali uJangan. Mencit diadaptasi selama 7 hari, kemudian diberi perlakuan ekstrak biji mahoni per oral pada pagi hari selama 28 hari. Kelompok perlakuan mendapat ekstrak biji mahoni dengan konsentrasi 12,5%, 25% dan 50%, sedangkan kelompok kontrol positif hanya ditantang dengan S. aureus dan kontrol negatif tidak mendapat perlakuan. Selanjutnya dilakukan uji tantang dengan menyuntikkan suspensi bakteri Siaureus secara intraperitoneal. Pengamatan dilakukan terbadap morbiditas dan mortalitas Mus musculus pada hari pertama hingga hari kelima. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan ditampilkan dalam bentuk tabel dan gambar serta diuji dengan pada taraf 0,01. Hasil penelitian ini menunjukkan babwa pemberian ekstrak biji mahoni (Swietenia mahogany Jacq.) dapat menurunkan morbiditas dan mortalitas Mus musculus yang ditantang dengan S. aureus dan ekstrak biji mahoni konsentrasi 50% merupakan konsentrasi yang paling efektif yang dapat digunakan sebagai imunostimulator. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan melakukan pengukuran kadar immunoglobulin total melalui metode ELISA.

Kata kunci : Mahoni, Swietenia mahogany Jacq, Mus musculus, imunostimulator, Siaureus







Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK