<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108205">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERAN AYAH DALAM PEMBERIAN IMUNISASI CAMPAK PADA BALITA DI HUNIAN SEMENTARA RUKOHDARUSSALAM KOTA BANDA ACEH TAHUN 2005</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khairil Anwar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Imunisasi merupakan   suatu  tindakan   untuk  memberikan   kekebalan   dengan  cara memasukkan    vaksin   kedalam   tubuh   manusia,   suatu   proses   menjadikan  subjek kebal.   Imunisasi  campak    sengaja    memberikan     kekebalan    terhadap    penyakit campak  sehingga  anak  terbebas  dari  penyakit   campak.   Data  yang  diperoleh   dari Puskesmas   Kopelma   Darussalam   dari  bulan  januari   sampai  dengan   bulan  Juli tahun  2005,  balita  yang  mendapat  imunisasi  campak  sebanyak   135 balita  dari 215 balita.  Sehingga  peran  ayah  sangat  diperlukan   untuk  mencapai   standar   nasional cakupan  pemberian  imunisasi  campak.  Penelitian  ini bertujuan  untuk memperoleh gambaran    faktor-faktor     yang    mempengaruhi     peran   ayah    dalam    pemberian imunisasi   campak  pada balita  di  Huntara  Rukoh.   Desain  yang  digunakan   dalam penelitian    ini  adalah   deskriptif    eksploratif    dengan   metode   pemilihan    sample adalah   total  sampling   yang  berjumlah   30  orang   responden   yaitu  para  ayah  di Huntara  Rukoh.  Pengumpulan   data  dilakukan  dari  tanggal  18 Oktober  sampai   15  November    2005   dengan   menggunakan    kuesioner    yang   berisi   18  pernyataan. Untuk  menganalisa   data  dilakukan   dengan  menggunakan   skala  likert  kemudian dikategorikan   kedalam   skala  ordinal   dengan   katagori   tinggi  (baik),  sedang   dan rendah  (kurang).  Berdasarkan   hasil penelitian  dapat disimpulkan bahwa  gambaran tinjauan  faktor-faktor  yang mempengaruhi   peran  ayah dalam  pemberian  imunisasi campak   pada   balita   rata-rata   berada   pada   katagori   sedang.   Sedangkan    untuk masing-masing variable   berada  pada  katagori   sedang  yaitu  persepsi   (76,67   %), emosional   (76.67   %)  dukungan   keluarga   (73,34   %)  dan  dukungan   masyarakat (66,67   %).   Diharapkan    kepada   tenaga   kesebatan    agar   lebih   memperhatikan masalah     imunisasi    dengan    cara    memberikan     penyuluhan     kepada    seluruh masyarakat,   agar  masyarakat   dapat  mengerti  masalah  pentingnya   imunisasi   pada balitanya.&#13;
&#13;
Kata kunci   :   peran ayah + pemberian  imunisasi  campak&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108205</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-16 15:18:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-16 15:18:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>