<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108158">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI DIABETES ORAL DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN DM TIPE-2 BERDASARKAN KADAR GULA DARAH DAN HBA1C DI RSUDZA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YOSI AFITRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Diabetes melitus tipe-2 adalah kondisi saat tubuh masih dapat mensekresikan insulin tetapi insulin yang disekresi tidak bekerja sebagaimana harusnya sehingga tubuh menjadi lemah karena tidak adanya sumber energi. Pasien DMT2 harus meminum obat anti diabetes oral seumur hidup sehingga banyak pasien menjadi jenuh dan tidak patuh yang akan menyebabkan resiko komplikasi semakin meningkat dan mempengaruhi kualitas hidup. Pemantauan hasil pengobatan dapat melalui pemeriksaan kadar gula darah dan HbA1c. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat anti diabetes oral dengan kualitas hidup pada pasien DMT2 berdasarkan kadar gula darah dan HbA1c di RSUDZA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional dan teknik sampling yaitu consecutive sampling. Analisis statistik menggunakan uji Pearson dengan jumlah sampel 80 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini menggunakan kuesioner The New 8 Item Self Report Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) untuk mengukur kepatuhan minum obat dan kuesioner European Quality of Life-5 Dimension-5 Level (EQ-5D-5L) untuk mengukur kualitas hidup, serta data kadar GDP, GD2JPP serta HbA1c diperoleh melalui rekam medik. Berdasarkan uji Pearson didapatkan ada hubungan yang signifikan dengan arah hubungan positif antara kepatuhan minum obat anti diabetes oral dengan kualitas hidup (p-value = 0,012, r = 0,278). Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan korelasi sedang dan arah hubungan positif antara kepatuhan minum obat anti diabetes oral dengan kualitas hidup pada pasien DMT2 dengan komplikasi di RSUDZA. &#13;
&#13;
Kata kunci: Kepatuhan, Kualitas Hidup, Kadar Gula Darah, Kadar HbA1c, DMT2</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108158</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-12 07:11:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-12 08:21:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>