<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108145">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN GAMBARAN X-RAY PARU DENGAN KOMORBID DIABETES MELITUS PADA PASIEN TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 BULAN JANUARI-MARET 2022 DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Annisa Nur Asyifa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>X-Ray paru merupakan salah satu pemeriksaan penunjang yang paling sering digunakan di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh untuk melakukan skrining tahap awal pada pasien dengan gejala COVID-19. Gejala COVID-19 dapat bervariasi pada setiap individu, namun morbiditas dan mortalitas dari pasien COVID-19 dapat meningkat dengan adanya faktor komorbiditas seperti diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gambaran x-ray paru dengan komorbid diabetes melitus pada pasien terkonfirmasi positif COVID-19 bulan Januari-Maret 2022 di RSUDZA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross-sectional dan pendekatan retrospektif. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah total sampling. Sampel penelitian ini adalah seluruh pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 dengan RT-PCR dan dirawat di RSUDZA Banda Aceh pada bulan Januari-Maret 2022. Sebanyak 140 pasien didapatkan sebagai sampel penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 49,3% sampel memiliki komorbid diabetes melitus. Gambaran abnormal x-ray paru pada sampel ditemukan sebanyak 57,9%. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 yang menjadikan Ha pada penelitian ini diterima. Kesimpulan yang dapat diambil adalah terdapat adanya hubungan yang signifikan antara gambaran x-ray paru dengan komorbid diabetes melitus pada pasien terkonfirmasi positif COVID-19 bulan Januari-Maret 2022 di RSUDZA Banda Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108145</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-11 13:05:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-11 15:10:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>