<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108059">
 <titleInfo>
  <title>DETERMINAN GAMBARAN KLINIS DAN IMUNOLOGIS PADA ANAK DENGAN LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK DI  RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wilda Tulkhia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Lupus eritematosus sistemik atau disingkat dengan LES adalah suatu penyakit autoimun yang jaran terjadi pada anak. LES pada anak telah menjadi penyakit yang sangat memprihatinkan karena perkembangannya yang cepat, gejala klinis yang lebih parah daripada LES dewasa, prognosis yang buruk serta mortalitas yang tinggi. Penyakit autoimun sistemik ini melibatkan banyak sistem organ dan menunjukkan manifestasi klinis yang sangat beragam sehingga mempersulit penegakan diagnosis dan sering kali tidak terdiagnosis pada tahap awal dari penyakit LES. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran klinis dan imunologis pasien anak LES. Penelitian ini dilakukan di  Instansi Rekam Medis dan Poliklinik anak RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dengan 52 data pasien yang memenuhi kriteria penelitian dari 56 total pasien LES anak yang melakukan pengobatan dalam periode Januari 2021 sampai Oktober 2022. Jenis penelitian ini adalah deskriptif retrospektif dengan analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar pasien anak LES mengalami gejala mukokutan saat awal terdiagnosis (65,4%), dari 52 sampel 7 sampel memiliki hasil ANA positif, 45 sampel memiliki hasil anti-dsDNA positif (100%) dan (21,2%) sampel mengalami leukopenia. Manifestasi klinis yang paling dominan pada anak dengan LES adalah manifestasi mukokutan dengan gejala ruam malar yang paling banyak, pemeriksaan imunologi menunjukkan hasil seratus persen positif baik pada pemeriksaaan ANA dan Anti-dsDNA dengan pemeriksaan Anti-dsDNA yang paling sering dilakukan.&#13;
Kata kunci: Lupus eritematosus sistemik, manifestasi klinis, ANA, anti-dsDNA.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CHILDREN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>IMMUNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>616.772</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108059</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-06 16:41:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-10 09:32:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>