POTENSI GEL EKSTRAK DAUN KIRINYUH (CHROMOLAENA ODORATA) SEBAGAI PENYEMBUH LUKA SECARA IN VIVO | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

POTENSI GEL EKSTRAK DAUN KIRINYUH (CHROMOLAENA ODORATA) SEBAGAI PENYEMBUH LUKA SECARA IN VIVO


Pengarang

Khosibatul Aulia - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Diana Setya Ningsih - 198201102008012012 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1913101010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Gigi., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Nama :Khosibatul Aulia
Program Studi :Pendidikan Dokter Gigi
Judul :Potensi Gel Ekstrak Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata) Sebagai Penyembuh Luka Secara In Vivo

Latar Belakang: Chromolaena odorata memiliki potensi sebagai penyembuh luka. Namun pengaplikasiannya masih terbatas secara alami sehingga sulit untuk menentukan dosis yang sesuai untuk menyembuhkan luka. Oleh karena itu penelitian ini akan menguji pengaruh konsentrasi gel C. odorata dengan konsentrasi 2%, 5% dan 8% pada tikus putih (Rattus norvegicus) terhadap penyembuhan luka. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian in vivo menggunakan 8 ekor tikus putih yang memiliki berat badan 200-300 gr. Luka dibuat dibagian dorsal kanan dengan ukuran ±10 mm. Seluruh konsentrasi gel C. odorata diaplikasikan sebanyak 0,01 gr (2 kali sehari) pada bagian yang sudah di insisi selama 7 hari dan 14 hari. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh secara klinis pengaplikasian gel C. odorata terutama pada konsentrasi 5% dengan pengurangan ukuran luka sebesar 7 mm (7 hari) dan pengurangan luka sebesar 11 mm (14 hari). Kesimpulan: Gel C. odorata konsentrasi 5% memiliki penyembuhan luka lebih baik dibandingkan konsentrasi lain.

Kata Kunci : Penyembuhan Luka, Chromolaena odorata, Tikus Putih, Gel

Name :Khosibatul Aulia Programme Study :Dentistry Title :Potential of Kirinyuh Leaf Extract Gel (Chromolaena odorata) As Wound Healing In Vivo Background: Chromolaena odorata has potential as a wound healer. However, its application is still limited in nature, making it difficult to determine the appropriate dose for wound healing. Therefore this study will examine the effect of C. odorata gel concentrations with concentrations of 2%, 5% and 8% in white rats (Rattus norvegicus) on wound healing. Methods: This study was an in vivo study using 8 white rats weighing 200-300 gr. The wound was made on the right dorsal side with a size of ± 10 mm. The entire concentration of C.odorata gel was applied as much as 0.01 g (2 times a day) on the part that had been inserted for 7 days and 14 days. Results: The results showed that there was a clinical effect of applying C.odorata gel, especially at a concentration of 5%, with a reduction in wound size of 7 mm (7 days) and a reduction of 11 mm (14 days) of wound. Conclusion: C. odorata gel concentration of 5% has better wound healing than other concentrations. Key Words : Wound Healing, Chromolaena odorata, White Rats, Gel  

Citation



    SERVICES DESK